Rafael Nadal Mundur Dari Dua Ajang Besar, Ini Pembelaan Sang Pelatih

Penulis: Dian Megane
Selasa 22 Jun 2021, 20:52 WIB
Rafael Nadal putuskan mundur dari Wimbledon dan Olimpiade musim 2021

Rafael Nadal ketika berlaga di French Open 2021

Ligaolahraga.com -

Berita Tenis: Kombinasi dari kelelahan mental dan sejumlah larangan terkait pandemi COVID-19 berkontribusi atas keputusan Rafael Nadal untuk rehat dari dunia tenis, menurut salah satu pelatihnya.

Pekan lalu, petenis yang telah mengantongi 20 gelar Grand Slam, Nadal mengumumkan bahwa ia akan melewatkan Wimbledon dan Olimpiade dengan tujuan untuk menjaga kesehatannya. Dalam pernyataannya, ia menyatakan bahwa keputusan tersebut diambil demi membantunya berkiprah lebih lama di dunia tenis dan membantunya memulihkan diri setelah musim clay-court yang cukup panjang.

Berbicara kepada RTVF awal pekan ini, pelatih Nadal, Carlos Moya menyatakan bahwa keputusan yang diambil anak didiknya berkaitan dengan perasaannya yang merasa lelah secara mental dalam beberapa pekan terakhir.

Petenis peringkat 3 dunia memenangkan gelar di Barcelona dan Roma tetapi kalah di French Open. Di Grand Slam yang telah ia menangkan selama 13 kali, ia kalah empat set dari Novak Djokovic di semifinal, sehingga untuk kali ketiga dalam kariernya ia kalah di Grand Slam tersebut, setelah ia kalah dari Djokovic pada musim 2015 dan Robin Soderling musim 2009.

“Musim clay-court sangat berat, dengan begitu banyak tekanan secara fisik maupun mental. Rafa cukup lelah,” ungkap Moya.

“Ia akan mengambil rehat yang pantas ia dapatkan. Keputusan berat harus dibuat dan ia telah mempertimbangkan bahwa hal terbaik adalah berhenti sejenak agar kembali bermain dengan penuh kekuatan.”

Moya yang memenangkan French Open musim 1998, telah menjadi anggota tim pelatih petenis berkebangsaan Spanyol sejak Desember 2016. Ia menyatakan bahwa anak didiknya sudah hampir mengalami kelelahan mental dalam beberapa waktu terakhir, situasi yang hampir mirip dengan musim 2019 ketika saat itu ia berjuang keras dengan performanya di lapangan, meskipun pada musim tersebut ia memenangkan French Open dan melaju ke semifinal Wimbledon.

Selain aspek mental, Moya juga mengakui bahwa larangan selama pandemi COVID-19 telah cukup menyulitkan. Meskipun Wimbledon musim ini akan kembali menghadirkan para penonton, para petenis akan berada dalam situasi gelembung yang akan membatasi gerakan para petenis. Bahkan bagi para petenis yang memiliki rumah di London, mereka tidak akan diizinkan tinggal di rumah sendiri selama melakoni Wimbledon musim ini dan harus tinggal di hotel yang telah ditetapkan pihak penyelenggara.

“Kekalahan French Open tidak banyak mempengaruhi sebanyak fakta bahwa hanya ada waktu kurang dari satu pekan daripada biasanya untuk mempersiapkan diri demi Wimbledon, begitupun dengan situasi pandemi saat ini,” tukas Moya.

“Akan menyulitkan bagi mentalitas untuk berdiam diri sebelum pertandingan luar biasa, bermain di hadapan sedikit penonton, dan lain-lain. Hal itu mempengaruhi Rafa, ia adalah individu yang memiliki hubungan impresif dengan orang lain dan sulit untuk pergi ke London dengan adanya karantina di tengah-tengahnya.”

Nadal selanjutnya dijadwalkan akan turum di Rogers Cup dan Cincinnati Open sebelum menuju US Open.

Artikel Tag: Tenis, wimbledon, French Open, olimpiade, Rafael Nadal

Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/tenis/rafael-nadal-mundur-dari-dua-ajang-besar-ini-pembelaan-sang-pelatih
806  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini