Rafael Nadal Merasa Pencapaian Ini Adalah Sebuah Keajaiban

Penulis: Dian Megane
Rabu 26 Jan 2022, 21:03 WIB
Rafael Nadal menilai kemenangan di Melbourne sebagai keajaiban

Rafael Nadal

Ligaolahraga.com -

Berita Tenis: Rafael Nadal menghadapi rintangan yang menantang melawan Denis Shapovalov di perempatfinal Australian Open musim 2022.

Namun, petenis berkebangsaan Spanyol mengerahkan kemampuan terbaik demi melalui lima set di bawah sengatan matahari Melbourne sebelum memetik kemenangan.

“Saya tidak tahu, itu sedikit seperti keajaiban. Saya sejujurnya hancur secara fisik. Tetapi servis saya bekerja dengan baik dan bagi saya, setiap game yang saya menangkan dengan servis saya adalah kemenangan. Itu tujuan saya, hanya berusaha memenangkan game dengan servis saya dan mengharapkan peluang sebagai gantinya,” ungkap Nadal.

Pada laga yang bertahan selama 4 jam 8 menit, mantan petenis peringkat 1 dunia hanya kehilangan servisnya sebanyak dua kali dan hal tersebut membantunya mengatasi petenis unggulan ke-14, Shapovalov di Rod Laver Arena. Ia pun kini terpaut dua kemenangan lagi dengan gelar Grand Slam ke-21 dalam kariernya, pencapaian yang bisa membuatnya melampaui Roger Federer dan Novak Djokovic.

Petenis kidal mengakui bahwa meskipun suatu kehormatan menjadi bagian dari hal tersebut dan ia ingin terus menang, ia sama sekali tidak mengincar pemecahan rekor tersebut.

“Saya tidak mempercayai bahwa kebahagian saya, kebahagian masa depan saya akan tergantung jika saya bisa memenangkan satu gelar Grand Slam lagi daripada petenis lain atau jika petenis lain memenangkan lebih banyak Grand Slam daripada saya,” aku Nadal.

“Tidak, saya sangat merasa puas dan saya merasa saya orang yang sangat beruntung atas semua hal yang telah terjadi kepada saya dalam kehidupan ini.”

“Saya memiliki cara untuk memandang kehidupan. Anda tidak bisa selalu merasa frustasi jika orang lain, jika tetangga anda memiliki rumah yang lebih besar daripada anda, telepon atau hal yang lebih baik. Saya tidak akan merasa frustasi jika Novak atau Roger mengakhiri karier mereka dengan Grand Slam lebih banyak daripada saya.”

Membutuhkan usaha luar biasa bagi petenis unggulan keenam untuk bisa melangkah sejauh itu di Australian Open musim ini. Sejak tiba di Australia, ia dengan terbuka telah mendiskusikan kesulitan yang ia hadapi dengan kondisi kaki, yang membuatnya menjauh di sisa musim 2021, tepatnya setelah Washington Open. Di pertandingan terakhir, kondisi yang menyengat tidak membuat segalanya lebih mudah bagi sang bintang tenis dan ia mengakui bahwa ia juga menghadapi masalah perut selama laga perempatfinal.

“Sejujurnya, saya merasa buruk di akhir set kedua. Kondisinya sangat hangat dan cukup berat. Saya pikir, tentu pertandingan seperti itu membantu saya untuk berada dalam kondisi yang lebih baik, tetapi kita tidak boleh lupa bahwa saya belum melakoni banyak pertandingan untuk waktu yang cukup lama. Jadi, di bawah kondisi seperti itu, tentu cukup menyulitkan bagi saya,” tambah Nadal.

Setelah laga melawan Shapovalov, ia mendapatkan dua hari jeda yang akan sangat penting demi memulihkan diri jelang laga semifinal Australian Open melawan Matteo Berrettini yang juga melalui lima set untuk mengandaskan Gael Monfils.

“Matteo, ia adalah salah satu petenis terbaik dunia. Ia sangat solid. Saya harus bermain dengan kemampuan saya 100 persen dan dengan level tertinggi jika saya ingin mendapatkan peluang untuk terus berjuang, berkompetisi, dan mencoba untuk lolos ke final,” tukas Nadal.

“Kemenangan kali ini sangat penting dengan kondisi yang saya alami dan menang untuk lolos ke semifinal Grand Slam setelah semua yang saya hadapi adalah energi positif bagi saya.”

Artikel Tag: Tenis, australian open, Rafael Nadal, Denis Shapovalov

Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/tenis/rafael-nadal-merasa-pencapaian-ini-adalah-sebuah-keajaiban
744  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini