Rafael Nadal Masih Harus Menanti Untuk Kantongi Gelar ATP Finals Pertama

Penulis: Dian Megane
Minggu 22 Nov 2020, 12:31 WIB
Musim ini, Rafael Nadal masih belum berpeluang untuk memenangkan gelar ATP Finals pertamanya

Perjalanan Rafael Nadal di ATP Finals 2020 terhenti usai kalah tiga set dari Daniil Medvedev

Berita Tenis: Rafael Nadal hampir melihat garis finish ketika ia menghadapi Daniil Medvedev demi memperebutkan satu tempat di partai puncak ATP Finals musim 2020.

Petenis yang telah mengantongi 20 gelar Grand Slam mengklaim set pertama melawan Medvedev yang ia kalahkan pada tiga pertemuan mereka sebelumnya dan berpeluang memenangkan pertandingan ketika unggul 5-4 di set kedua. Kemenangan bisa membuatnya satu langkah lebih dekat dengan satu-satunya gelar penting yang belum ia menangkan meski telah sepuluh kali tampil di turnamen tersebut.

Namun, Medvedev memaksa petenis peringkat 2 dunia harus menanti lebih lama setelah ia berhasil membalikkan keadaan demi melaju ke final turnamen akhir musim untuk kali pertama dalam kariernya.

“Saya pikir, ia bermain dengan lebih baik daripada saya di awal pertandingan,” ungkap Nadal.

“Saya mampu mengamankan servis saya, lalu saya harus bermain dengan baik demi mendapatkan peluan break, dan menutup set pertama.”

“Di set kedua, pola permainan yang hampir sama terjadi di awal, tetapi menuju akhir set, saya bermain dengan sedikit lebih baik. Lalu pada kedudukan 5-4, saya pikir ia memainkan permainan yang apik dan saya tidak. Saya mendapatkan peluang emas dan saya kehilangan peluang itu.”

Musim lalu, juara French Open musim 2020 bertemu Medvedev sebanyak tiga kali, termasuk di fase grup ATP Finals. Setelah kalah dua set langsung dari petenis berkebangsaan Spanyol di final Rogers Cup, Medvedev berhasil menyudutkannya dengan lima set di final US Open, tetapi tetap tidak bisa mengklaim kemenangan.

Di ATP Finals musim lalu, Medvedev unggul 5-1 di set ketiga dan mendapatkan peluang match point sebelum petenis berusia 34 tahun bangkit serta memenangkan pertandingan tersebut.

Unggul di set kedua, petenis peringkat 2 tampak meyakinkan bisa mengklaim kemenangan keempat melawan petenis berkebangsaan Rusia dan lolos ke final turnamen akhir musim untuk kali ketiga. Tetapi petenis berkebangsaan Rusia memiliki ide yang berbeda dan petenis berkebangsaan Spanyol pun memberinya pujian karena bisa meningkatkan level permainan pada poin-poin krusial.

“Saya pikir, saya telah meraih banyak pencapaian untuk tidak mencari alasan terkait tekanan,” tutur Nadal.

“Saya tahu saya telah memenangkan cukup banyak pertandingan dan turnamen dalam situasi yang bahkan jauh lebih menyulitkan daripada pertandingan kali ini.”

“Saya merasa saya memainkan permainan yang buruk. Tentu anda merasa gugup untuk memenangkan pertandingan. Tetapi tidak hanya saya, semua petenis merasakannya. Itu hal yang normal. Saya pikir ia memainkan beberapa permainan apik dan saya melakukan beberapa kesalahan.”

Setelah musim 2020 berakhir baginya, petenis peringkat 2 dunia tidak akan fokus dengan kekalahan tersebut dan menantikan musim mendatang.

“Target saya selalu sama, memasuki setiap turnamen dan memberi diri saya peluang untuk berkompetisi dengan baik serta berusaha memenangkannya,” timpal Nadal.

“Itu target saya setiap musim. Motivasi saya selalu sama. Musim depan akan menjadi musim yang penting. Saya harap saya siap untuk berjuang demi hal yang ingin saya perjuangkan. Saya akan bekerja keras selama off-season untuk siap di awal musim depan.”

Artikel Tag: Tenis, ATP Finals, Rafael Nadal, Daniil Medvedev

697  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini