Peter Bastiansen Merasa Caroline Wozniacki Terlalu Cepat Akhiri Kariernya

Penulis: Dian Megane
Jumat 13 Des 2019, 16:51 WIB
Peter Bastiansen Merasa Caroline Wozniacki Terlalu Cepat Akhiri Kariernya

Caroline Wozniacki

Berita Tenis: Ahli tenis asal Denmark, Peter Bastiansen merasa bahwa mantan petenis peringkat 1 dunia, Caroline Wozniacki terlalu terburu-buru untuk mengakhiri kariernya, tetapi ia menyatakan bahwa pada akhirnya hal tersebut adalah keputusan Wozniacki sendiri.

Petenis berkebangsaan Denmark, Wozniacki menyatakan bahwa ia akan gantung raket setelah Australian Open pada Januari mendatang, turnamen yang ia menangkan pada musim 2018. Di sepanjang kariernya, Wozniacki memenangkan 30 gelar dan menjadi petenis peringkat 1 dunia selama 71 pekan.

Bastiansen yang berusia 57 tahun, mengungkapkan, “Caroline telah mencatatkan prestasi di sepanjang kariernya. Tanpa membuatnya terdengar negatif, saya tidak mempertimbangkannya untuk menjadi petenis yang komplit seperti Roger Federer, contohnya, yang memiliki potensi untuk berada di posisi puncak olahraga ini.”

“Caroline adalah petenis handal yang mampu mencetak hasil-hasil luar biasa dengan motivasi tinggi, keinginan kuat, daya juang tinggi, dan gerakan yang lihai. Di sisi lain, ia tidak selalu berhasil di area net dan ia tidak menghasilkan 40 ace dalam setiap pertandingan.”

“Saya mengangkat topi terhadapnya. Saya pikir sungguh mengagumkan bahwa dengan potensi yang minimal, ia bisa melangkah sejauh ini. Ia benar-benar bintang tenis dunia. Untuk itulah saya pikir terlalu cepat baginya untuk berhenti. Ia masih memiliki banyak hal untuk ditawarkan dan saya yakin ia masih bisa berada di antara para petenis peringkat 20 besar. Tetapi itu keputusannya.”

Bastiansen menambahkan bahwa ia merasa Wozniacki adalah atlet Denmark terhebat yang pernah ada dalam hal olahraga perseorangan.

“Ia atlet terhebat yang pernah kami miliki. Dalam olahraga perseorangan, ia telah mencapai hal terhebat yang pernah dicapai atlet Denmark, mempertimbangkan bahwa ia pernah menjadi petenis peringkat 1 dunia dalam beberapa kesempatan dan memenangkan Grand Slam, terutama ketika anda memahami seberapa ketatnya kompetisi di dunia tenis,” tukas Bastiansen.

Artikel Tag: Tenis, australian open, Caroline Wozniacki

827  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini