Pentingkan Hal Ini, Naomi Osaka Pilih Mundur Dari French Open

Penulis: Dian Megane
Selasa 01 Jun 2021, 08:52 WIB
Naomi Osaka pilih pentingkan kesehatan mental

Naomi Osaka ketika tampil di babak pertama French Open 2021

Berita Tenis: Naomi Osaka secara mengejutkan memilih mundur dari French Open musim 2021 karena masalah pribadi yang berkaitan dengan kesehatan mental dan mengklarifikasi alasan mengapa ia memboikot konferensi pers di Grand Slam tersebut.

Mantan petenis peringkat 1 dunia menghadapi banyak hal setelah mengambil keputusan untuk tidak memenuhi tugasnya terhadap media di French Open musim ini setelah mengumumkan hal tersebut melalui akun media sosialnya pekan lalu.

Setelah melakoni babak pertama, petenis peringkat 2 dunia diberitakan harus membayar dengan sebesar 15.000 dolar AS dan diperingatkan oleh pihak Grand Slam bahwa ia bisa didiskualifikasi dari French Open jika ia terus mempertahankan aksi boikotnya.

Di tengah-tengah kontroversi akibat keputusan tersebut, juara Australian Open musim 2021 kini mengundurkan diri dari turnamen di Roland Garros. Dalam pernyataan yang dirilis melalui media sosial, ia menyatakan bahwa keputusannya adalah hal terbaik bagi French Open karena semua orang bisa kembali fokus dengan turnamen tenis yang berlangsung di Paris.

“Saya tidak pernah ingin menjadi gangguan dan saya menerima bahwa timing saya tidak ideal dan pesan saya seharusnya disampaikan dengan lebih jelas. Hal yang lebih penting, saya tidak akan pernah meremehkan kesehatan mental saya atau menggunakannya dengan enteng,” tulis Osaka.

Petenis peringkat 2 dunia kemudian mengungkapkan bahwa ia telah mengalami depresi sejak musim 2018, begitu pun dengan kecemasan sosial. Ia menyatakan bahwa ia menggunakan headphone untuk membantu dirinya mengatasi kecemasan.

Juara US Open musim 2020 juga meminta maaf kepada wartawan mana pun yang mungkin ia sakiti secara tidak sengaja dengan aksi boikotnya. Tidak ada petenis lain dalam sejarah yang pernah bersumpah untuk bermain di Grand Slam tanpa berbicara kepada media.

“Meskipun pres tenis selalu baik kepada saya (dan saya ingin meminta maaf, terutama kepada semua wartawan yang mungkin telah saya sakiti),” lanjut Osaka.

“Saya bukan pembicara publik yang alami dan mengalami gelombang kecemasan yang cukup besar sebelum saya berbicara kepada media. Saya merasa benar-benar gugup dan stress karena selalu mencoba untuk terhubung dan memberi anda jawaban terbaik yang bisa saya sampaikan.”

“Jadi, di sini, di Paris, saya telah merasa rapuh dan cemas, jadi, saya pikir akan lebih baik untuk melatih diri sendiri dan melewatkan konferensi pers.”

Salah satu aspek menarik dari pernyataan petenis berkebangsaan Jepang adalah ia menyatakan bahwa ia telah menulis permintaan maaf secara langsung kepada pihak French Open, meskipun belum jelas kapan ia mengirimkannya. Tetapi sehari sebelumnya, pihak Grand Slam menuduh petenis peringkat 2 dunia kurang komunikatif.

“Saya akan menghabiskan beberapa waktu menjauh dari lapangan, tetapi ketika waktunya tepat, saya benar-benar ingin bekerja sama dengan pihak turnamen untuk mendiskusikan cara agar kita bisa membuat semua hal menjadi lebih baik bagi para petenis, pers, dan penggemar,” tukas Osaka.

Masih belum jelas kapan Osakan akan kembali berkompetisi setelah Wimbledon hanya terpaut kurang dari empat pekan lagi.

Artikel Tag: Tenis, French Open, Naomi Osaka

932  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini