Pelatih Naomi Osaka Ungkap Peran Sang Ayah Dalam Kesuksesannya

Penulis: Dian Megane
Selasa 23 Feb 2021, 17:21 WIB
Ayah Naomi Osaka berperan penting dalam perkembangan kariernya di dunia tenis

Naomi Osaka ketika memenangkan gelar Australian Open kedua dalam kariernya pada musim 2021

Berita Tenis: Mantan petenis berkebangsaan Belgia sekaligus pelatih Naomi Osaka, Wim Fissette mengungkapkan peran ayah sang petenis dalam membawa permainannya ke level berikutnya.

Bintang tenis Jepang sukses menumbangkan petenis AS, Jennifer Brady demi memenangkan gelar Australian Open musim 2021, sehingga kini ia telah mengoleksi empat gelar Grand Slam.

Petenis berusia 23 tahun berhutang besar atas perkembangannya sebagai seorang petenis kepada ayahnya yang berasal dari Haiti. Sang ayah memutuskan untuk menjerumuskannya ke dunia tenis setelah menyaksikan Serena Williams bermain.

Bahkan, kini bintang tenis Jepang mengalahkan petenis yang telah mengoleksi 23 gelar Grand Slam, Williams di semifinal Australian Open musim 2021 dan menjadi kemenangan kedua beruntunnya atas Williams setelah ia juga mengalahkan bintang tenis AS di final US Open musim 2019.

Dalam wawancara dengan Tennis Magazine, Fissette yang sebelumnya pernah bekerja sama dengan petenis kenamaan lain seperti Simona Halep dan Victoria Azarenka, menyatakan bahwa ayah petenis peringkat 2 dunia memberinya kepercayaan diri dan juga membantunya menstabilkan rasa gugup jelang pertandingan penting.

“Ia (ayah juara Australian Open musim 2021) adalah seseorang yang menerapkan fokus untuk stabilitas dalam permainan tenisnya,” ungkap Fissette tentang peran ayah petenis berusia 23 tahun yang membuatnya menjadi petenis seperti ia saat ini.

Fissette menambahkan bahwa sementara juara Australian Open musim 2019 mengambil keputusan untuk mempekerjakan pelatih profesional, ia memastikan bahwa ia menjaga filosofi inti ayah sang petenis saat menyusun rencana permainan bagi petenis berkebangsaan Jepang.

“Saya sangat menyadari seberapa penting dirinya (ayah sang petenis). Saya secara berkala berbicara dengannya tentang ke arah mana seharusnya kami menuju dan kami berada di perahu yang sama,” tutur Fissette yang lebih senang mendapatkan opini kedua.

Pelatih asal Belgia menyatakan bahwa ayah Osaka menyadari kekuatan dan kelemahan putrinya, serta membaca permainannya dengan lebih baik daripada mayoritas orang lain. Ia menambahkan, ayah petenis peringkat 2 dunia mengetahui pendekatan yang tepat bagi putrinya dan apa yang ia butuhkan di momen krusial tertentu.

Terkait ciri khasnya dengan permainan yang agresif, Fissette menyatakan bahwa petenis seperti Osaka seharusnya tidak boleh keluar dari lapangan dengan pikiran tentang melakukan “lebih sedikit unforced error” daripada lawannya.

Artikel Tag: Tenis, australian open, Naomi Osaka, Serena Williams

609  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini