Novak Djokovic Tak Senang Dengan Perbedaan Karantina Di Australian Open

Penulis: Dian Megane
Senin 11 Jan 2021, 13:02 WIB
Di tengah-tengah pandemi, Novak Djokovic siap pertahankan gelar Australian Open

Novak Djokovic ketika tampil di ATP Finals 2020

Berita Tenis: Australian Open musim 2021 akan dimulai dalam waktu dekat dengan menerapkan sejumlah peraturan dan protokol yang ketat akibat pandemi COVID-19.

Baru-baru ini Tennis Australia mengumumkan bahwa akan ada dua situasi gelembung keselamatan yang berbeda bagi para petenis jelang Grand Slam pertama pada musim 2021. Langkah tersebut memicu sejumlah kritikan, termasuk dari petenis peringkat 1 dunia, Novak Djokovic.

Semua petenis yang akan berpartisipasi di Grand Slam yang digelar di Melbourne harus menjalani kewajiban karantina selama 14 hari sesuai dengan arahan pihak penyelenggara. Tetapi, akan ada beberapa hal yang berbeda bagi petenis yang berbeda.

Sementara tiga petenis peringkat 3 besar, baik putra mau pun putri, akan dikarantina di Adelaide, para petenis lain akan dikarantina di Melbourne.

Djokovic tampaknya tidak terlalu senang dengan rencana pihak penyelenggara untuk memberlakukan rencana karantina berbeda bagi petenis yang berbeda.

Pihak penyelenggara berdalih bahwa mereka memutuskan hal tersebut karena ketiga petenis peringkat 3 besar, termasuk Serena Williams, akan melakoni turnamen eksibisi di Adelaide yang akan digelar pada 29 Januari.

Juara di Melbourne musim 2020, Djokovic yang selalu menyuarakan kesetaraan bagi semua petenis, pastinya tidak senang dengan ide tersebut. Ia pastinya berharap bahwa pihak penyelenggara akan menerapkan situasi gelembung yang sama bagi semua petenis.

Petenis yang telah mengantongi 17 gelar Grand Slam saat ini tengah berlatih di Marbella. Sebelum turun di Grand Slam pertama musim 2021, ia juga akan mewakili negaranya tercinta, Serbia di ajang tenis beregu putra, ATP Cup. Akan sangat menarik untuk melihat apakah petenis peringkat 1 dunia akan benar-benar terbang menuju Adelaide atau akan tetap menuju Melbourne.

Australian Open musim 2021 bahkan belum dimulai dan konflik telah mencuat terkait masalah karantina. Meski pihak penyelenggara belum merespon kritikan Djokovic, mereka pastinya akan meluruskan masalah tersebut sesegera mungkin.

Di sisi lain, Djokovic akan mendarat di Melbourne demi mempertahankan gelar. Ia pastinya ingin memenangkan gelar Australian Open kesembilan dalam kariernya dan memastikan bahwa ia akan tetap menghuni peringkat 1 dunia sampai Maret 2021.

Jika ia berhasil melakukannya, tidak hanya ia akan mengklaim gelar Grand Slam ke-18, ia juga akan melampaui rekor Roger Federer sebagai petenis yang paling lama menghuni peringkat 1 dunia.

Artikel Tag: Tenis, australian open, Novak Djokovic

676  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini