Novak Djokovic Menyesal Tak BIsa Menangkan Dua Gelar Grand Slam Ini

Penulis: Dian Megane
Kamis 22 Okt 2020, 22:42 WIB
Musim ini, Novak Djokovic kantongi satu gelar Grand Slam

Novak Djokovic ketika beraksi di French Open 2020

Berita Tenis: Musim 2020 telah menjadi musim yang luar biasa bagi petenis berkebangsaan Serbia yang masih bercokol di peringkat 1 dunia, Novak Djokovic.

Mengawali musim ini, bintang tenis Serbia memenangkan gelar Grand Slam di Melbourne, Australian Open dan memenangkan tiga gelar lainnya setelah itu. Selain itu, ia mencatatkan kemenangan-kekalahan yang luar biasa setelah ia hanya menelan dua kekalahan.

Setelah melalui musim yang menakjubkan seperti itu, banyak pihak pertanya-tanya apakah ia masih memiliki penyesalan. Untuk pertanyaan tersebut, begini penjelasan petenis peringkat 1 dunia.

“Ada sedikit penyesalan, karena saya tidak memenangkan gelar di US Open atau French Open, sementara saya bermain dengan begitu luar biasa di kedua Grand Slam,” aku Djokovic.

“Begitulah musim ini, dengan vakum beberapa bulan dan semua yang telah terjadi, tetapi saya telah memenangkan banyak pertandingan, jadi saya bisa membandingkannya dengan musim 2011 dan 2015.”

Petenis berkebangsaan Serbia telah melalui musim yang luar biasa dan ia masih belum selesai setelah ia dijadwalkan akan turun di Vienna Open akhir bulan ini. Dan masih ada target yang ingin ia wujudkan. Ia berencana untuk menyamai rekor sebagai petenis yang paling banyak mengakhiri satu musim sebagai petenis peringkat 1 dunia.

Saat ini, rekor tersebut dipegang Pete Sampras yang mengakhiri satu musim sebagai petenis peringkat 1 dunia dalam enam kesempatan. Dengan kemenangan di Vienna Open, ia bisa menyamai rekor Sampras.

Akan terlalu sulit bagi rivalnya, Rafael Nadal untuk mengejar perbedaan poin di antara keduanya dan petenis yang telah mengoleksi 17 gelar Grand Slam mengetahui hal tersebut. Itulah mengapa ia memilih untuk berpartisipasi di Vienna Open bukan di Paris Masters, di mana ia tidak bisa mendapatkan poin baru.

Selain itu, Djokovic juga menargetkan untuk mematahkan rekor lain, yakni rekor petenis yang paling lama menghuni peringkat 1 dunia. Saat ini, rekor tersebut dipegang Roger Federer yang menghabiskan 310 pekan, tetapi bintang tenis Serbia tidak terpaut jauh dari rekor tersebut setelah ia telah menghabiskan 291 pekan sebagai petenis peringkat 1 dunia. Jika semua berjalan sesuai rencananya, ia akan mematahkan rekor tersebut pada 8 Maret 2021.

Artikel Tag: Tenis, Vienna Open, Novak Djokovic

1414  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini