Novak Djokovic Masuki French Open Dengan Statistik Terendah Ini Sejak 2006

Penulis: Dian Megane
Rabu 15 Mei 2024, 10:38 WIB
Novak Djokovic Masuki French Open 2024 Dengan Statistik Terendah Ini Sejak 2006

Novak Djokovic [image: imago/panoramic]

Ligaolahraga.com -

Berita Tenis: Turnamen pemanasan jelang French Open biasanya menjadi pemberhentian sangat penting bagi banyak petenis, tidak terkecuali Novak Djokovic.

Akan tetapi, musim ini petenis berkebangsaan Serbia tidak mendapatkan persiapan terbaik untuk French Open karena ia belum mendapatkan akumulasi waktu yang cukup di atas lapangan setelah melakoni dua turnamen clay-court terakhir yang ia lakoni.

Sebelum Grand Slam di Roland Garros, Paris, petenis peringkat 1 dunia melakoni turnamen clay-court di Monte Carlo dan Roma, dengan total dari kedua turnamen tersebut ia melakoni enam pertandingan, yang menjadi jumlah paling sedikit dari pertandingan di clay-court yang ia lakoni sebelum menuju Roland Garros dalam 18 musim terakhir.

Djokovic yang telah mengantongi 24 gelar Grand Slam, merupakan semifinalis di Monte Carlo Open musim ini sebelum kalah dari petenis berkebangsaan Norwegia, Casper Ruud dan hasil tersebut masih tetap menjadi hasil terbaik sang petenis di turnamen clay-court sejak ia memenangkan French Open musim lalu.

Petenis berkebangsaan Serbia lalu mengawali Italian Open di Roma dengan performa memukau melawan petenis berkebangsaan Perancis, Corentin Moutet. Tetapi, kemenangan tersebut malah diikuti dengan kekalahan pahit dua set langsung melawan petenis berkebangsaan Chili, Alejandro Tabilo.

Petenis peringkat 1 dunia secara mengejutkan tampil dengan datar dan lesu, melakukan lima pelanggaran ganda, dan gagal menciptakan satu pun peluang break point.

Tabilo yang sulit mempercayai level permainan yang diperlihatkan petenis unggulan pertama, pun mengklaim kemenangan terbesar dalam kariernya sampai saat ini dalam waktu hampir selama 1 jam dan mengantarkannya ke babak keempat Italian Open.

Terakhir kali petenis berkebangsaan Serbia melakoni kurang dari enam pertandingan sebelum French Open terjadi pada musim 2006 (empat pertandingan), tepatnya ketika ia berada di akhir masa remaja dan belum memenangkan satu pun gelar turnamen ATP.

Musim lalu, petenis berusia 36 tahun melalui jalan yang hampir sama – melakoni delapan pertandingan – tetapi ia masih bisa memenangkan gelar French Open untuk kali ketiga dalam kariernya dan menjadi petenis putra pertama yang mampu memenangkan keempat Grand Slam setidaknya sebanyak tiga kali.

Italian Open selalu menjadi tempat perburuan menyenangkan bagi Djokovic atau setidaknya turnamen yang memberinya batu loncatan menuju French Open. Ia telah enam kali menjadi juara di Roma dan berbicara tentang menjaga kebugaran tubuhnya demi mempertahankan gelar di Roland Garros setelah awal musim 2024 yang tidak menguntungkan.

Artikel Tag: Tenis, French Open, Italian Open, Novak Djokovic

Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/tenis/novak-djokovic-masuki-french-open-dengan-statistik-terendah-ini-sejak-2006
416  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini