Naomi Osaka Ungkap Rasa Stres Jelang Laga Grand Slam

Penulis: Dian Megane
Sabtu 13 Mar 2021, 21:30 WIB
Naomi Osaka telah kantongi empat gelar Grand Slam

Naomi Osaka ketika juarai Australian Open 2021

Berita tenis: Ketika Naomi Osaka berpeluang kecil untuk menggantikan Serena Williams sebagai ratu Grand Slam, ia tanpa diragukan telah menjadi ratu bagi mayoritas warga Jepang dan dan di luar Jepang berkat performa dan kesuksesannya.

Dengan memenangkan gelar Grand Slam secara beruntun, US Open musim 2020 dan Australian Open musim 2021, petenis berusia 23 tahun dengan mudah menjadi petenis putri yang paling dicari, menandatangani kesepakatan besar, dan meningkatkan prestasi baru di setiap turnamen.

Sementara dunia tenis mengagumi kebangkitannya untuk menjadi terkenal dan bergelimang harta, dalam wawancara bersama Vogue, bintang tenis Jepang telah membagikan sekilas tentang upaya yang ia kerahkan selama pra-musim demi berada satu langkah di depan pra pesaingnya.

Ditanya mengenai bagaimana ia mempersiapkan diri demi pertandingan besar, petenis peringkat 2 dunia menyatakan bahwa ia sebagian besar mempersiapkan diri secara mental dan fisik di pra-musim demi menghadapi tantangan besar.

“Secara fisik, saya lebih banyak mempersiapkannya di luar musim. Selama latihan, tubuh saya seperti dalam mode autopilot, jadi, saya tidak terlalu memikirkannya,” ungkap Osaka yang menambahkan bahwa mempersiapkan aspek mental demi pertandingan besar sedikit lebih menantang.

Juara US Open musim 2018 lebih banyak belajar dari kekalahan daripada kemenangan, karena ia memahami bahwa pengalaman menyakitkan akan menempatkan dirinya ke dalam kondisi untuk menilai dirinya, yang akan membantunya di pertandingan panjang.

Terkait hal ekspektasi, stress, dan kecemasan, Grand Slam menjadi hal yang terburuk menurut mantan petenis peringkat 1 dunia dan ia menambahkan bahwa turnamen bergengsi tersebut memberinya malam-malam tanpa tidur.

“Anda tidak benar-benar bisa tidur pada malam hari dan anda terus menerus terlalu memikirkan semua hal sampai menit terakhir,” aku Osaka.

Petenis berusia 23 tahun menambahkan bahwa pada saat ia merasa stres dan cemas jelang pertandingan besar, terutama di Grand Slam, ia akan menghubungi keluarga yang akan memberinya kepercayaan diri dan menenangkan dirinya.

“Lalu saya memasuki lapangan dan berharap untuk hal yang terbaik,” tukas Osaka.

Di luar dirinya, setidaknya rasa stres tersebut lebih tampak dalam diri lawannya di Melbourne Park musim ini setelah ia memperlihatkan permainan dengan level tertinggi demi mengklaim gelar Australian Open kedua dalam kariernya.

Bahkan lawan terberatnya, Williams gagal meruntuhkan kekuatannya dan kalah dengan dua set langsung sehingga peluangnya untuk memenangkan gelar Grand Slam ke-24 dalam kariernya kembali menghilang.

Artikel Tag: Tenis, australian open, US Open, Naomi Osaka, Serena Williams

783  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini