Naomi Osaka Siap Hadapi Tantangan Di Clay-Court

Penulis: Dian Megane
Rabu 24 Apr 2019, 14:22 WIB
Naomi Osaka Siap Hadapi Tantangan Di Clay-Court

Naomi Osaka

Berita Tenis: Tujuan terbesar petenis peringkat 1 dunia asal Jepang, Naomi Osaka di musim clay-court cukup sederhana, yakni tidak mengalami cedera.

Petenis unggulan pertama di Stuttgart Open, Osaka akan mengawali musim clay-court di Stuttgart sambil berusaha untuk menyeimbangkan antara harapan dan ambisi.

Osaka telah menjadi petenis yang diperhitungkan di turnamen hard-court di sepanjang kariernya. Sebagai buktinya, ia menyambar dua gelar Grand Slam yang digelar di hard-court, yakni US Open 2018 dan Australian Open 2019. Gelar pertama dalam kariernya pun ia dapatkan di Indian Wells musim lalu. Tetapi Osaka tahu bahwa ia masih harus banyak membuktikan diri di lapangan yang lebih lembut seperti di clay-court dan grass-court.

“Saya tidak bisa memasuki sebuah turnamen dengan memikirkan hanya karena saya ingin melakoninya, tetapi di waktu yang sama, saya tidak ingin berharap terlalu tinggi dengan mengatakan bahwa saya akan memenangkan turnamen ini, karena ada begitu banyak petenis yang sangat handal di atas clay-court dan saya bukan salah satu dari mereka,” papar Osaka.

“Saya memiliki lebih banyak pengalaman di setiap lapangan lainnya daripada di clay-court, karena sejujurnya setiap kali saya datang ke clay-court, saya mengalami cedera. Saya berharap hal itu tidak terjadi musim ini, tetapi dua musim terakhir cukup berat bagi saya. Di setiap musim clay-court, saya melewatkan setidaknya satu turnamen. Jadi sejujurnya, tujuan utama saya dalah tidak mengalami cedera dan hanya beraksi sampai French Open.”

Catatan Osaka di undian utama turnamen clay-court adalah 9-11 (45 %), dibandingkan catatannya di hard-court yang mencapai 73-45 (61,9 %) dan di grass-court ia mencatatkan 10-7 (58,8 %). Bahkan di musim clay-court, ia hanya memiliki 200 poin untuk dipertahankan, berbeda jauh dengan petenis peringkat 2 dunia, Simona Halep yang harus mempertahankan 2900 poin.

Terlepas dari catatannya yang kurang meyakinkan di clay-court, Osaka percaya bahwa ia memiliki permainan untuk meraih kesuksesan di clay-court.

Terakhir kali Osaka tampil di Stuttgart adalah pada musim 2017. Osaka yang saat itu menghuni peringkat 46 dunia memasuki Stuttgart setelah melalui babak kualifikasi dan memaksa petenis peringkat 7 dunia, Johanna Konta untuk melakoni tiga set sebelum kalah di babak pertama. Sekarang ia kembali ke Stuttgart sebagai petenis peringkat 1 dunia yang telah mengantongi dua gelar Grand Slam.

“Sejujurnya saya hanya fokus dengan setiap babak yang saya harus saya lakoni, tidak benar-benar memikirkan lebih daripada itu, karena saya tidak memiliki pencapaian terbaik di sini. Saya datang ke turnamen ini dengan harapan untuk bersenang-senang dan saya ingin merasakan tampil di hadapan para penonton Jerman, karena semuanya terlihat keren,” imbuh Osaka.

“Terakhir kali saya datang ke sini, saya bukanlah siapa-siapa. Sekarang saya datang di waktu yang tepat,” tambah Osaka sambil tersenyum.

Artikel Tag: Tenis, Stuttgart Open, Naomi Osaka

447  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini