Naomi Osaka Dapatkan Kehormatan Sebagai Laureus Sportswoman Of The Year

Penulis: Dian Megane
Jumat 07 Mei 2021, 17:30 WIB
Naomi Osaka mendapatkan penghargaan Laureus untuk kali kedua

Naomi Osaka berpose dengan penghargaan Laureus musim 2021

Berita Tenis: Musim ini, petenis peringkat 2 dunia, Naomi Osaka didapuk sebagai Laureus Sportswoman of the Year atas pencapaiannya, baik di atas mau pun luar lapangan.

Penghargaan tersebut merupakan penghargaan kedua petenis berkebangsaan Jepang di Laureus Sports Awards. Ia memenangkan penghargaan Breaktrough of The Year di ajang tersebut pada musim 2019 setelah pada musim 2018 ia memenangkan gelar turnamen WTA pertama dalam kariernya di Indian Wells dan mulai menapaki puncak dunia tenis putri dengan gelar US Open pertama yang ia menangkan di musim yang sama.

Petenis yang telah mengantongi empat gelar Grand Slam juga didominasikan dengan kategori yang sama pada musim 2020 setelah ia memenangkan gelar Australian Open pertama dalam kariernya pada musim 2019 dan menjadi petenis Jepang pertama yang menghuni peringkat 1 dunia.

“Saya menyaksikan begitu banyak panutan saya memenangkan penghargaan ini, jadi, pastinya berarti banyak bagi saya bahwa kini saya memegangnya. Saya sangat senang bisa menerimanya. Ini benar-benar berarti banyak bagi saya,” seru Osaka.

Melakoni musim 2020 yang terganggu setelah turnamen tenis ditangguhkan selama beberapa bulan akibat pandemi COVID-19 yang terjadi secara global, mantan juara Australian Open musim 2021 menjadi petenis yang dominan di turnamen hard-court.

Petenis berusia 24 tahun berhasil melaju ke final Cincinati Open (kalah dari Victoria Azarenka) sebelum memenangkan gelar US Open (mengalahkan Azarenka) yang menjadi gelar Grand Slam ketiga dalam kariernya.

Petenis berkebangsaan Jepang mempertahankan performa apik tersebut pada musim 2021 setelah untuk kali kedua dalam kariernya ia memenangkan gelar Grand Slam secara beruntun setelah ia memenangkan gelar Australian Open (mengalahkan Jennifer Brady).

Pengaruh petenis peringkat 2 dunia tidak terbatas antara jaring tenis. Selama melakoni Cincinnati Open, ia bergabung dalam aksi yang memprotes ketidakadilan ras di AS. Di US Open, dalam usaha meningkatkan kewaspadaan terhadap ketidakadilan tersebut, ia menggunakan tujuh masker berbeda yang dibubuhi tujuh nama korban warga negara AS berkulit hitam yang menerima kekerasan ras.

“Terkait aktivitas saya di atas lapangan, saya pikir penting untuk menggunakan suara saya, karena saya merasa saya seringkali menahan diri dan mengkhawatirkan tentang apa yang akan orang pikirkan tentang saya, tetapi jika anda memiliki platform, sangat penting untuk menggunakannya,” tambah Osaka.

“Menatap ke depan, saya harap tujuan saya untuk masa depan adalah membantu atau mempengaruhi orang-orang sebanyak mungkin dan mudah-mudahan saya menjadi orang yang lebih baik.”

Artikel Tag: Tenis, australian open, US Open, Naomi Osaka

638  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini