Naomi Osaka Bagikan Surat Terbuka Tentang Kesehatan Mental

Penulis: Dian Megane
Jumat 09 Jul 2021, 22:06 WIB
Naomi Osaka buka-bukaan tentang kesehatan mental dalam sebuah surat terbuka

Naomi Osaka terakhir kali berkompetisi di French Open 2021

Ligaolahraga.com -

Berita Tenis: Naomi Osaka akhirnya buka suara dalam sebuah surat terbuka untuk majalah Time yang membicarakan tentang pentingnya kesehatan mental, pentingnya media untuk menghormati privasi dan berempati.

Petenis peringkat 2 dunia, Osaka akhirnya membuka diri di tengah-tengah kontroversi setelah memutuskan untuk melewatkan kewajiban melakukan konferensi pers di French Open musim 2021. Ia didenda sebesar 15.000 dolar AS sebelum memutuskan untuk mundur dari French Open, begitupun dari Wimbledon.

Hal tersebut memicu diskusi tentang kesadaran kesehatan mental di antara rekan sesama petenis maupun atlet olahraga lain.

Setelah memilih untuk tetap diam, Osaka pun buka suara dengan merilis sebuah surat terbuka.

“Dunia kini terbagi seperti yang saya ingat dalam 23 tahun kehidupan saya yang singkat, masalah yang begitu jelas bagi saya saat ini, seperti mengenakan masker selama pandemi atau berlutut untuk menunjukkan dukungan terhadap gerakan anti rasis, diperdebatkan dengan sengit. Maksud saya, wah. Jadi, ketika saya mengatakan saya harus melewatkan konferensi pers French Open untuk menjaga diri saya sendiri secara mental, saya seharusnya mempersiapkan diri untuk menghadapi apa yang akan terjadi selanjutnya,” buka Osaka dalam suratnya.

“Menjadi jelas bagi saya bahwa secara harfiah setiap orang mengalami masalah terkait kesehatan mental mereka atau mengenal seseorang yang mengalaminya. Jumlah pesan yang saya terima dari banyak orang menegaskan hal itu. Saya pikir, secara universal kita semua hampir sepakat bahwa setiap kita adalah manusia dan tunduk pada perasaan serta emosi.”

“Saya selalu berusaha menjawab pertanyaan dari pers secara tulus dan dari dalam hati saya. Saya tidak pernah dilatih untuk menghadapi media, jadi, apa yang anda lihat adalah hal yang anda dapatkan. Cara saya melihatnya, ketergantungan dan rasa hormat dari atlet kepada pers adalah timbal balik.”

“Semua ini tidak pernah tentang pers, tetapi format tradisional dari konferensi pers. Saya akan mengatakannya lagi, saya mencintai pers, saya tidak mencintai semua konferensi pers.”

“Niat saya bukan menginspirasi pemberontakan, melainkan untuk melihat secara kritis tempat kerja kita dan bertanya apakah kita bisa melakukan hal yang lebih baik.”

“Atlet adalah manusia. Tenis adalah profesi istimewa kami dan tentu saja ada komitmen di luar lapangan yang kebetulan terbentuk.”

“Saya tidak ingin terlibat dalam pemeriksaan riwayat medis pribadi saya lagi. Jadi, saya meminta pers untuk memperlihatkan beberapa tingkat privasi dan empati saat kita bertemu lagi.”

“Saya selalu berterima kasih kepada semua mitra saya. Meskipun saya tidak terkejut karena saya sengaja memilih mitra yang liberal, berempati, dan progresif, sehingga saya masih sangat berterima kasih.”

“Percaya atau tidak, saya secara alami orang yang introvert dan tidak menyukai sorotan. Saya selalu berusaha mendorong diri saya sendiri untuk berbicara atas apa yang saya yakini kebenarannya, tetapi seringkali hal itu harus dibayar dengan kecemasan yang besar.”

“Saya merasa tidak nyaman menjadi juru bicara atau semacam duta kesehatan mental atlet karena hal itu masih sangat baru bagi saya dan saya tidak memiliki semua jawaban. Saya berharap orang-orang dapat memahaminya bahwa tidak masalah untuk merasa tidak baik-baik saja, untuk membicarakannya.”

“Ada orang-orang yang bisa membantu dan biasanya, ada cahaya di akhir lorong manapun. Michael Phelps mengatakan kepada saya bahwa dengan mengatakannya saya mungkin menyelamatkan hidup seseorang. Jika itu benar, maka semua ini sepadan.”

Artikel Tag: Tenis, French Open, Naomi Osaka

Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/tenis/naomi-osaka-bagikan-surat-terbuka-tentang-kesehatan-mental
569  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini