Meski Telan Kekalahan Di US Open 2020, Andy Murray Tak Akan Menyerah

Penulis: Dian Megane
Jumat 04 Sep 2020, 21:41 WIB
Meski Telan Kekalahan Di US Open 2020, Andy Murray Tak Akan Menyerah

Andy Murray

Berita Tenis: Petenis yang telah mengantongi tiga gelar Grand Slam, Andy Murray menyatakan bahwa ia harus melatih sisi fisik dan konsistensi di atas lapangan setelah tersingkir dari US Open musim 2020.

Mantan petenis peringkat 1 dunia, Murray kalah tiga set langsung dari petenis muda Kanada, Felix Auger Aliassime di babak kedua. Murray tidak mampu menyerang servis Auger Aliassime dan gagal menciptakan peluang break point di sepanjang pertandingan. Auger Aliassime memenangkan 89 persen poin dari servis pertamanya dan melesatkan 52 winner melawan Murray.

“Ia servis dengan sedikit lebih baik di pertandingan kali ini daripada servis yang ia perlihatkan di sejumlah pertandingan dalam beberapa pekan terakhir, yang pasti membantunya karena ia mendapatkan cukup banyak poin cuma-cuma dengan servis pertamanya,” ungkap Murray.

“Bahkan ketika saya sudah bersiap dengan raket saya, ia mampu mendikte permainan dari tembakan pertama.”

Kekalahan tersebut Murray alami dua hari setelah melakoni laga maraton melawan Yoshihito Nishioka ketika ia harus berjuang keras setelah kehilangan dua set pertama. US Open merupakan Grand Slam pertama yang ia lakoni sejak ia menjalani operasi pinggul dan turnamen keduanya pada musim ini setelah awal musim ini ia belum berkompetisi karena cedera pada panggulnya.

Meski ada hal positif yang bisa ia ambil dalam usaha kembali ke posisi puncak, Murray mengakui bahwa masih banyak hal yang harus ia latih.

“Saya tentu ingin memainkan permainan yang lebih baik secara konsisten dan di level yang lebih tinggi, karena seperti yang terlihat di babak pertama, saya pikir saya bermain dengan lebih baik seiring dengan berjalannya pertandingan,” jelas Murray.

“Tetapi jika anda tidak bermain di level tinggi secara konsisten, maka anda akan melakoni pertandingan yang lebih panjang. Saya pikir hal itu yang terjadi pada pertandingan saya pekan lalu.”

Selain menargetkan untuk memperbaiki beberapa aspek dari permainannya, Murray merasa bahwa performa teranyarnya di New York meningkatkan kepercayaan diri bahwa suatu hari nanti ia bisa sekali lagi menjadi ancaman di Grand Slam. Akibat cedera yang menghantuinya dalam beberapa musim terakhir, ia hanya turun sebanyak tiga kali di Grand Slam sejak musim 2018.

“Terkait memenangkan Grand Slam lagi, itu akan menjadi hal yang sangat sulit untuk dilakukan. Itu sudah cukup sulit ketika saya memiliki dua pinggul yang normal. Jadi, hal itu akan menyulitkan, tetapi saya akan mencoba, mengapa tidak?” tukas Murray.

“Kenapa tidak saya melakukan yang terbaik untuk hal itu? Dan jika saya tidak melakukannya, tidak apa-apa. Tetapi saya akan tetap berusaha sebaik mungkin.”

Perhatian Murray saat ini akan beralih ke turnamen clay-court, meski ia tidak akan berkompetisi di Roma demi memberi waktu bagi tubuhnya untuk beristirahat jelang French Open.

Artikel Tag: Tenis, US Open, Andy Murray, Felix Auger Aliassime

7565  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini