Meski Ketat, Serena Williams Puji Protokol Karantina Jelang Australian Open

Penulis: Dian Megane
Rabu 27 Jan 2021, 19:44 WIB
Serena Williams bersemangat untuk kembali beraksi di Australian Open 2021 meski harus jalani karantina yang intens

Serena Williams ketika berlaga di French Open 2020

Berita Tenis: Mantan petenis peringkat 1 dunia, Serena Williams memuji otoritas Australia dalam menangani pandemi COVID-19 saat ia semakin dekat untuk kembali berkompetisi.

Petenis yang telah mengantongi 23 gelar Grand Slam saat ini menjalani kewajiban karantina selama 14 hari di Adelaide bersama tim dan keluarganya sebagai bagian dari peraturan yang ditetapkan Tennis Australia.

Semua petenis telah dijaga untuk tetap berada dalam situasi yang disebut sebagai situasi gelembung pada dua pekan pertama begitu mereka menjejakkan kaki di Australia sebelum mereka diizinkan untuk melakoni turnamen apa pun. Petenis yang dinyatakan positif COVID-19 atau ditetapkan sebagai kontak dekat dengan seseorang yang positif, maka ia harus tinggal di dalam kamar selama 14 hari penuh.

Sebagai akibat dari prosedur tersebut, sejumlah petenis mengeluhkan tentang kondisi dan bagaimana mereka diperlakukan, termasuk mengeluhkan kamar mereka, makanan, dan tuduhan perlakuan berbeda bagi para petenis yang dikarantina di Adelaide.

Di sisi lain, petenis berusia 39 tahun menyatakan bahwa ia tidak menghadapi kendala dengan hal yang ia deskripsikan sebagai karantina super intens.

“Itu karantina yang sangat, sangat ketat, tetapi benar-benar baik,” ungkap Williams dalam acara bincang-bincang yang bertajuk The Late Chow With Stephen Colbert.

“Super intens, tetapi sangat baik, karena setelah itu anda bisa menikmati kehidupan normal baru seperti yang biasa kami lalui saat ini pada musim lalu di AS. Pastinya sangat berat bagi anak tiga tahun untuk berada dalam hotel di sepanjang waktu, tetapi itu sepadan karena pada akhirnya, anda ingin semua orang untuk tetap merasa aman.”

Petenis berusia 39 tahun akan menuju Melbourne pada pekan depan dengan target untuk menyamai Margaret Court sebagai petenis dengan koleksi gelar Grand Slam terbanyak di nomo tunggal.

Bintang tenis AS terakhir kali memenangkan gelar prestisius tersebut di Australian Open musim 2017. Sejak saat itu, ia hanya memenangkan satu gelar, yakni di Auckland 12 bulan lalu. Meski pada periode 2018 – 2019, ia berakhir sebagai runner up di Wimbledon dan US Open masing-masing sebanyak dua kali.

“Saat ini saya bermain demi Grand Slam dan saya sangat senang mendapatkan peluang untuk bisa tetap memasuki lapangan serta berkompetisi di level ini,” tambah Williams.

“Australian Open adalah salah satu Grand Slam favorit saya. Saya memiliki banyak teman di Melbourne, benar-benar menyenangkan. Setiap kali saya memenangkan Grand Slam, hal itu berarti banyak bagi saya, jadi, mereka benar-benar istimewa.”

Artikel Tag: Tenis, australian open, Serena Williams

510  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini