Menurut Renzo Furlan, Jannik Sinner Terlahir Untuk Tenis

Penulis: Dian Megane
Minggu 17 Mei 2020, 21:03 WIB
Menurut Renzo Furlan, Jannik Sinner Terlahir Untuk Tenis

Jannik Sinner

Berita Tenis: Mantan petenis peringkat 20 besar, Renzo Furlan menyatakan bahwa petenis muda Italia, Jannik Sinner adalah bakat alami yang terlahir untuk bermain tenis.

Berbicara kepada Corriere dell’Alto Adige, mantan petenis berusia 49 tahun yang mengklaim dua gelar di sepanjang kariernya, Furlan mengatakan, “Riccardo Piatti sosok yang sempurna bagi Sinner yang masih tumbuh berkembang. Saya bukan bakat alami dan saya meraih pencapaian terbaik saya dengan kerja keras dan rasa kompetitif tinggi, sementara Sinner adalah bakat alami yang terlahir untuk tenis.”

Furlan mengatakan bahwa Sinner memiliki semua kualitas sebagai salah satu petenis terkuat di dunia tenis, tetapi menambahkan bahwa bakatnya tidak bisa menjamin kesuksesannya.

“Ia memiliki kualitas teknik yang luar biasa, pukulannya, kekuatan mengontrol bola, perpindahan, dan kecepatan pada kakinya. Ia petenis yang berpotensi menjadi yang terkuat di antara petenis yang usianya di bawah 20 tahun. Di turnamen, ia telah dipertimbangkan sebagai pewaris Federer, Nadal, Djokovic, atau Murray.”

“Bukan berarti ia akan menjadi seperti itu. Karier seorang petenis dipengaruhi banyak variabel, fisik, dan mental.”

Sinner saat ini berada di peringkat 73 dunia, hanya lima peringkat di bawah peringkat tertinggi dalam kariernya untuk saat ini, peringkat 68 dunia pada Februari 2020.

Pada musim 2019, Sinner terkualifikasi di Grand Slam pertama dalam kariernya usai memenangkan tiga pertandingan babak kualifikasi US Open. Ia menjadi petenis putra termuda dalam lima tahun terakhir yang melaju ke semifinal turnamen ATP di Antwerp musim lalu. Setelah itu, Sinner menjadi petenis ketiga sekaligus petenis termuda yang memenangkan Next Gen ATP Finals di Milai usai mengalahkan Alex De Minaur.

Artikel Tag: Tenis, Next Gen ATP Finals, Jannik Sinner

349  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini