Menurut Guido Pella, Novak Djokovic Tak Hormati Dunia Tenis Dan Seluruh Planet

Penulis: Dian Megane
Rabu 24 Jun 2020, 21:45 WIB
Menurut Guido Pella, Novak Djokovic Tak Hormati Dunia Tenis Dan Seluruh Planet

[dari kiri ke kanan] Borna Coric, Grigor Dimitrov, dan Novak Djokovic sebelum bertanding di Adria Tour, Zadar, Kroasia

Berita Tenis: Pada hari Selasa (23/06), petenis peringkat 1 dunia, Novak Djokovic mengumumkan bahwa ia positif terjangkit COVID-19, membatalkan sisa Adria Tour, dan menghabiskan masa karantina di rumah bersama istrinya yang juga positif COVID-19.

Bersama nama besar seperti Dominic Thiem, Alexander Zverev, dan Grigor Dimitrov di Belgrade dan Zadar, Djokovic mengorganisir salah satu ajang paling enerjik sejak awal Maret lalu dan menawarkan peluang bagi para penonton di Serbia dan Kroasia untuk menikmati pertandingan apik dan menghabiskan waktu dengan para petenis di luar lapangan.

Tanpa langkah kesehatan yang ketat dan kurang menerapkan aturan menjaga jarak, Djokovic dan para petenis bermain sepak bola di Belgrade dan pergi ke klub malam, berkompetisi tanpa masker dan memperbolehkan kerumunan penonton untuk hadir tanpa jarak di antara mereka.

Di Zadar, mereka bermain basket dengan klub lokal, menghabiskan waktu bersama anak-anak di ruang publik, dan bermain di hadapan penonton sama seperti di Belgrade.

Semuanya terlihat baik-baik saja bagi para petenis dan penonton sampai hari Minggu (21/06) Dimitrov mengumumkan bahwa ia positif terinfeksi COVID-19, diikuti oleh pelatihnya dan lawannya di Zadar, Borna Coric.

Hampir seluruh dunia tenis mengecam Djokovic, menyebutnya tidak bertanggung jawab, dan mengkhawatirkan tentang waktu dimulainya kembali turnamen yang dijadwalkan pada Agustus mendatang, setelah kemunduran yang terjadi di tengah-tengah pandemi.

Petenis peringkat 35 dunia, Guido Pella termasuk salah satu dari mereka. Saat ini, Pella belum memutuskan apakah ia akan pergi ke AS dan berkompetisi di US Open atau tidak, serta bertanya siapa yang akan merawatnya jika ia terinfeksi virus tersebut dan di mana.

“Terlepas dari niat Djokovic, tidak benar rasanya mengorganisir turnamen sementara dunia tengah menderita karena pandemi,” ungkap Pella.

“Ia bermain dengan banyak orang yang sehat dan melewati batas yang akan membahayakan waktu kembalinya tenis, tidak menghormati dunia tenis dan seluruh planet.”

“Bocornya video-video dirinya tengah menari tanpa kaos di klub sama sekali tidak membantu. Saya tidak tahu bagaimana ia akan keluar dari semua ini. kita harus melihat apakah turnamen akan dilanjutkan setelah ini. Akan menjadi tugas berat untuk tidak terinfeksi virus di US Open.”

“Jika saya pergi ke New York dan terinfeksi, siapa yang akan merawat saya? Apakah layak untuk mengambil resiko? Saya tidak tahu apa yang harus saya lakukan. Jika saya memutuskan untuk tidak pergi, saya harus berpikir untuk menggantungkan raket saya. Ada begitu banyak pertanyaan.”

“Saya ingin bekerja dan membutuhkan pekerjaan. Saya tidak memiliki rekening bank Djokovic, tetapi saya tidak akan mengambil resiko dengan kondisi fisik saya atau membahayakannya demi semua uang di dunia. Saya lebih memilih untuk sehat daripada terinfeksi dan menghabiskan 60 hari di rumah sakit.”

Artikel Tag: Tenis, Guido Pella, Novak Djokovic, Grigor Dimitrov, borna coric

891  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini