Medvedev Jadi Satu-Satunya Petenis Yang Sapu Bersih Kemenangan Di Fase Grup

Penulis: Dian Megane
Sabtu 21 Nov 2020, 09:56 WIB
Daniil Medvedev melaju ke semifinal ATP Finals untuk kali pertama

Usai tanpa kemenangan di ATP Finals 2019, kini Daniil Medvedev catatkan 3-0

Berita Tenis: Satu musim bisa memberikan perbedaan. Daniil Medvedev yang sama sekali tanpa kemenangan di ATP Finals musim lalu, kini mencatatkan 3-0 di Grup Tokyo 1970.

Petenis peringkat 4 dunia mengalahkan debutan ATP Finals, Diego Schwartzman dengan 6-3, 6-3, kemenangan yang akan menjadi suntikan kepercayaan diri baginya jelang laga semifinal melawan petenis peringkat 2 dunia, Rafael Nadal, laga yang akan menjadi laga ulang dari final US Open musim 2019.

“Saya bermain dengan luar biasa di dua pertandingan sebelumnya. Saya pikir, tetap tidak terkalahkan selalu menjadi hal yang positif bagi kepercayaan diri anda. Saya ingin memenangkan pertandingan, jadi, saya benar-benar senang bahwa saya bisa melakukannya,” jelas Medvedev.

“Kali ini saya servis dengan benar-benar apik, jadi, hal itu banyak membantu saya melalui pertandingan.”

Hanya ada tiga petenis yang memenangkan gelar ATP Finals satu musim setelah tanpa kemenangan ketika debut di turnamen akhir musim tersebut. Kini petenis berkebangsaan Rusia terpaut dua kemenangan lagi untuk menjadi petenis keempat yang menyamai pencapaian tersebut.

Sampai saat ini, Nadal mendominasi head to head melawan petenis berusia 24 tahun dengan 3-0, termasuk di ATP Finals musim lalu.

“Saya menyukai semua pertandingan melawan Tiga Besar (Roger Federer, Nadal, dan Novak Djokovic). Ketika saya masih sangat muda, dimulai dari memegang raket dan mulai tertarik dengan tenis, saya mulai menyaksikan Grand Slam,” papar Medvedev.

“Pertama-tama, Roger yang memenangkan semuanya, lalu datang Rafa, setelah itu Novak. Sungguh suatu kegembiraan luar biasa bertanding melawan mereka semua dan saya benar-benar menantikan pertandingan berikutnya.”

Juara Paris Masters musim 2020 dikenal dengan pertahanan kokoh yang ia gunakan untuk membuat Djokovic frustasi di pertandingan sebelumnya. Tetapi melawan Schwartzman, ia bermain dengan penuh serangan demi mengklaim kemenangan setelah 1 jam 14 menit.

Petenis peringkat 4 dunia membuat Schwartzman kewalahan dengan bermain sangat apik di belakang area baseline dan menempatkannya dalam posisi canggung dengan pertahanannya.

Petenis berkebangsaan Rusia melancarkan serangan di sepanjang pertandingan, termasuk beberapa kali mendatangi area net yang membuat Schwartzman kesulitan untuk menemukan jawaban atas permainan lawan di seberang netnya. Akibatnya, petenis berkebangsaan Argentina hanya memenangkan 58 persen poin dari servisnya dan dipatahkan sebanyak tiga kali.

Sementara itu, petenis berusia 24 tahun mendominasi servis pertamanya dengan memenangkan 88 persen poin dari servis tersebut. Ia juga mengamankan dua break point yang ia hadapi. Berkat kemenangan tersebut, ia semakin mendominasi head to head melawan Schwartzman dengan 5-0.

Petenis peringkat 4 dunia menjadi petenis berkebangsaan Rusia pertama yang berkompetisi di ATP Finals untuk kali kedua secara beruntun sejak juara musim 2009, Nikolay Davydenko (2005 – 2009). Musim ini, ia menjadi satu-satunya petenis yang tidak terkalahkan di fase grup.

Artikel Tag: Tenis, ATP Finals, Daniil Medvedev, Diego Schwartzman, Rafael Nadal

480  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini