Masa Sulit Picu Roberto Bautista Agut Lebih Fokus Dan Termotivasi

Penulis: Dian Megane
Rabu 15 Apr 2020, 12:03 WIB
Masa Sulit Picu Roberto Bautista Agut Lebih Fokus Dan Termotivasi

Roberto Bautista Agut

Ligaolahraga.com -

Berita Tenis: Roberto Bautista Agut memenangkan tujuh dari sembilan gelar yang telah dikantonginya pada periode 2016 sampai 2019 dan ia menghuni peringkat 9 dunia pada akhir musim 2019.

Hanya beberapa hari sebelum Bautista Agut turun di Olimpiade Rio de Janeiro tahun 2016, ayahnya, Joaquin mengalami kelumpuhan setelah jatuh ketika membersihkan kandang kuda. Akibatnya, ia tidak bisa menggerakkan anggota tubuh dari leher sampai kaki dan membutuhkan mesin pernafasan.

Bautista Agut membantu Spanyol memenangkan Davis Cup Finals di Madrid pada November musim 2019 hanya beberapa hari setelah ayahnya meninggal dunia sebagai konsekuensi kecelakaan tragis sebelumnya.

Satu tahun sebelumnya, ibu Bautista Agut, Esther secara tidak terduga meninggal dalam tidurnya. Bautista Agut mulai bermain tenis menginjak usia 5 tahun, ketika ibunya mendaftarkan dirinya untuk bermain tenis pada akhir pekan.

“Ibu saya meninggal pada tahun 2018. Saya tengah berada di klub untuk berlatih ketika saya mendapatkan telepon setelah berlatih. Saya mengetahui bahwa ibu saya meninggal ketika tidur. Itu 100 persen tidak terduga. Ia masih sangat muda, baru berusia 52 tahun, tetapi ia mengalami stres cukup tinggi karena merawat ayah saya,” papar Bautista Agut.

“Ayah saya jatuh ketika membersihkan kandang kuda dan menjadi lumpuh. Hal itu terjadi beberapa hari sebelum Olimpiade Rio, yang hampir saya lewatkan, tetapi saya akhirnya pergi ke sana. Ayah saya tengah berada di tempat tidur yang terletak tepat di sebelah kamar ibu saya ketika ibu saya meninggal. Empat tahun terakhir telah menjadi tahun yang berat. Ayah saya menjadi lumpuh dan tidak bisa bergerak dari leher sampai ke tubuh bagian bawah. Ia menggunakan mesin pernafasan. Kami dibantu dua orang ditambah ibu saya yang merawat ayah saya selama 24 jam sehari.”

“Orang tua saya menginginkan saya untuk mewujudkan mimpi saya bagaimanapun situasinya. Saya terus bermain dan berjuang lebih keras daripada yang saya lakukan sebelumnya. Saya memainkan beberapa permainan terbaik saya selama masa-masa sulit. Saya berusaha berada di sisi keluarga saya sebanyak mungkin, tetapi saya tidak bisa membuang begitu saja semua yang telah saya perjuangkan di sepanjang karier saya. Saya ingin tetap bermain dan lebih keras dari sebelumnya.”

Bautista Agut tengah berada di Madrid untuk melakoni Davis Cup Finals ketika ayahnya meninggal. Ia kembali ke Castellon untuk merawat ayahnya. Setelah pemakaman ayahnya, Bautista Agut kembali ke Madrid untuk membantu rekan senegaranya melawan Kanada di partai puncak.

“Momen-momen berat seperti itu membuat saya lebih kuat. Hal itu memberi saya kekuatan yang tidak dimiliki orang lain. Melalui masa-masa berat di rumah dan tidak melakukan perjalanan karena saya merasa begitu lelah, memicu saya untuk lebih fokus dan termotivasi. Saya melakukan semua yang saya bisa untuk berjuang di lapangan demi memperlihatkan kepada orang tua saya bahwa kerja keras saya bernilai,” tambah Bautista Agut.

Artikel Tag: Tenis, Davis Cup Finals, Roberto Bautista Agut

Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/tenis/masa-sulit-picu-roberto-bautista-agut-lebih-fokus-dan-termotivasi
920  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini