Maria Sharapova Buka-Bukaan Tentang Momen Berharga Dalam Kariernya

Penulis: Dian Megane
Rabu 02 Des 2020, 17:34 WIB
Maria Sharapova pensiun dari dunia tenis usai melakoni Australian Open 2020

Maria Sharapova

Berita Tenis: Dalam sejarah tenis, hanya ada sepuluh petenis putri yang memenangkan keempat gelar Grand Slam dan Maria Sharapova termasuk salah satu dari petenis elit tersebut.

Lebih jauh lagi,sampai saat inimantan petenis berkebangsaan Rusia tersebut menjadi petenis putri terakhir yang mencatatkan pencapaian tersebut. Ia telah menjadi salah satu petenis paling berpengaruh dan pastinya, semua kesuksesan yang telah ia raih merupakan buah dari kerja keras selama bermusim-musim dan tekad bulat.

Baru-baru ini di The Porsche Podcast, mantan petenis berusia 33 tahun mengungkapkan secara detail hal yang ia pikirkan tentang kiprahnya di dunia tenis.

“Saya sangat beruntung bahwa saya menemukan hasrat saya sejak saya masih sangat muda dan saya menemukan diri saya berada di posisi yang sangat menguntungkan di mana sayamencintai hal yang saya lakukan sejak saya masih sangat muda, saya senang bisa bangun pada pagi hari, dan menjadi petenis yang lebih baik. Dan saya tidak sepenuhnya memahami apa itu kesuksesan,” jelas Sharapova.

Mengambil langkah kecil dan peningkatan kecil adalah kunci, bagi petenis yang Februari musim ini memutuskan untuk menggantungkan raketnya. Peningkatan kecil akan berubah menjadi hal besar dan etos kerja serta hasrat tinggi menjadi hal yang membuat dirinya seorang juara.

“Saya menyadari bahwa semakin saya melakukan sesuatu, saya menjadi lebih baik. Hal itu tampak membosankan, tetapi etos kerja itu yang benar-benar saya nikmati. Jadi, Saya senang saya memiliki hasrat untuk menjadi juara terbaik,” tambah mantan petenis yang memenangkan gelar Grand Slam pertama dalam kariernya di Wimbledon musim 2004.

Lebih jauh lagi, mantan petenis yang mengakhiri kariernya di Australian Open musim 2020, mengungkapkan bahwa ia membuat latihan bisa ia nikmati dengan baik. Meski ia telah memenangkan banyak pertandingan, momen yang lebih kecil seperti melakoni sesi latihan adalah momen yang paling berharga baginya.

“Saya tahu bahwa jika saya mengangkat trofinya ke atas kepala saya, hal itu membuat saya merasa begitu luar biasa. Dan saya membawanya di sepanjang karier saya. Tetapi saya benar-benar menikmati dan mencintai momen yang lebih kecil, seperti momen ketika saya berlatih dengan ayah saya di lapangan,” papar Sharapova yang memenangkan Australian Open musim 2008.

“Momen itu ketika kami membicarakan tentang karier profesional, hal yang tidak diketahui banyak orang. Tetapi hal itu adalah momen berharga yang selalu saya pikirkan.”

Sharapova yang tersingkir di babak pertama Australian Open musim 2020, merupakan salah satu ikon olahraga ini. Menuju akhir kariernya, sejumlah cedera dan larangan bertanding mengelilinginya, tetapi tetap saja ada sejumlah momen brilian di musim-musim sebelumnya.

Artikel Tag: Tenis, australian open, Maria Sharapova

632  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini