Lucas Pouille Jadi Petenis Teranyar Yang Jadi Korban Keganasan COVID-19

Penulis: Dian Megane
Minggu 25 Okt 2020, 21:57 WIB
Musim 2020 Lucas Pouille kembali terganggu akibat positif COVID-19

Lucas Pouille harus mengkarantina diri setelah positif terinfeksi COVID-19

Berita Tenis: Petenis yang telah mengantongi lima gelar turnamen ATP, Lucas Pouille menjadi petenis teranyar yang positif terpapar COVID-19.

Petenis berkebangsaan Perancis kini akan menjalani karantina selama tujuh hari karena ia kehilangan indera penciumannya, tetapi ia tidak menunjukkan gejala lain.

Setelah tujuh hari, mantan petenis peringkat 7 dunia akan kembali dites dengan harapan ia akan sepenuhnya pulih pada pekan depan. Berita tidak menyenangkan tersebut mencuat hanya beberapa hari setelah ia mengumumkan perpisahannya dengan sang pelatih, Amelie Mauresmo.

Setelah dua musim bekerja sama, ia dan Mauresmo memutuskan untuk berpisah.

“Terima kasih untuk semuanya @AmeMauresmo setelah dua musim dengan kolaborasi terbaik, jalan kita harus terhenti, tetapi saya akan menyimpan semua pelajaran berharga,” tulis Pouille melalui Twitter.

Setelah mengakhiri musim 2019 dengan lebih dini, petenis berkebangsaan Perancis berharap ia akan siap pada awal musim 2020, tetapi sayangnya bukan hal tersebut yang terjadi.

Ia baru mengawali musim 2020 dengan turun di ajang Challenger yang digelar di Indian Wells pada bulan Maret lalu, ketika ia langsung kalah di babak pertama, hanya beberapa hari sebelum turnamen tenis ditangguhkan akibat pandemic COVID-19.

Setelah melakoni dua pertandingan eksibisi di Ultimate Tennis Showdown pada Juni lalu, ia memutuskan mundur dari sisa turnamen karena menjalani operasi untuk memperbaiki masalah pada siku kanannya.

“Menjalani operasi bukan keputusan yang mudah untuk diambil, tetapi saya akan menjalani operasi pada siku kanan saya pada bulan ini di Paris. Setelah menjalani tes medis baru, tampaknya operasi adalah solusi terbaik agar akhirnya saya bisa bermain tanpa rasa sakit. Saya masih berharap bisa bermain sebelum musim ini berakhir,” jelas Pouille pada pertengahan Juni lalu.

Satu pekan setelah itu, Pouille mengumumkan, “Halo semuanya, operasinya berjalan baik dan kami akan mulai proses rehabilitasi secepat mungkin. Terima kasih atas semua dukungan anda dan saya harap untuk bertemu anda semua di lapangan secepatnya.”

Dalam sebuah wawancara dengan L’Equipe, petenis berkebangsaan Perancis mengakui bahwa ada rasa takut dengan operasi.

“Rasanya membuat frustasi, tetapi jika saya ditawarkan hal itu berbulan-bulan yang lalu, saya akan meminta solusi lain. Rasanya seperti lebih mudah untuk melihat ke belakang. Seperti bermain di Indian Wells yang merupakan keputusan tidak tepat, meski saat itu tampak keputusan yang tepat,” papar Pouille.

“Operasi bukan ajang coba-coba dan siku adalah sendi yang sangat halus, terutama di dunia tenis. Jadi ya, tidak pernah bisa servis secara 100 persen lagi menakutkan diri saya. Ketakutan itu ada, tetapi saya mempercayai ahli bedah saya dan orang-orang di sekitar saya.”

Artikel Tag: Tenis, Lucas Pouille

595  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini