Lewati Jalan Panjang Dan Terjal, Kevin Anderson Mulai Tuai Kesuksesan

Penulis: Dian Megane
Minggu 10 Sep 2017, 19:38 WIB
Lewati Jalan Panjang Dan Terjal, Kevin Anderson Mulai Tuai Kesuksesan

Kevin Anderson siap hadapi Rafael Nadal di final US Open musim ini

Ligaolahraga.com -

Berita Tenis: Ketika memastikan diri lolos ke final, selebrasi Kevin Anderson dengan memeluk keluarga dan timnya seakan ia telah memenangkan US Open. Namun, rasanya tidak berlebihan bagi Anderson yang akhirnya lolos ke final Grand Slam pertama di usianya yang sudah menginjak 31 tahun.

Bagi Anderson, kemenangan itu adalah hadiah dari usaha kerasnya setelah selama dua tahun terakhir ia merasa frustasi dengan sejumlah cedera yang dihadapinya. Petenis berkebangsaan Afrika Selatan tersebut mengawali musim ini di peringkat 80 dunia setelah cedera menghantuinya selama musim 2016. Itu adalah peringkat terendah yang disandangnya sejak Agustus 2010.

Musim ini, cedera pinggang, kaki, dan siku kanan membuatnya kesulitan, sementara musim lalu, operasi pergelangan kaki, cedera pada selangkangan, lutut kiri, dan pundak kanannya menjadi rintangan yang harus dilewatinya.

“Saya merasa saya selalu memiliki peluang, maksud saya, jangan terlalu banyak memikirkannya dan fokus saj pada setiap pertandingan. Itu yang saya lakukan. Dan sekarang saya di sini, hampir dua pekan kemudian berada di final, jadi, ini tentunya perasaan yang luar biasa,” seru Anderson.

Saat ini, Anderson hanya terpaut satu kemenangan lagi untuk melakukan gebrakan. Berada di peringkat 28 dunia, Anderson adalah petenis putra dengan peringkat terendah yang akan melakoni final US Open.

Bekerja keras untuk menapaki peringkat di dunia tenis Afrika Selatan, Anderson menghabiskan tiga musim untuk bermain di dunia tenis universitas AS, yakni di Universitas Illinois dari tahun 2005 – 2007. Hal itu terbukti menjadi batu pijakan baginya untuk memasuki peringkat dunia tenis profesional.

Tahun 2015, ia berhasil menembus peringkat 10 besar setelah mengalahkan Andy Murray dan melenggang ke perempatfinal US Open. Dua dari tiga gelar yang telah dikantonginya (Winston-Salem tahun 2015 dan Delray Beach tahun 2012) ia dapatkan di AS, sementara gelar pertamanya ia menangkan di rumahnya sendiri, Johannesburg tahun 2011.

Perjalanannya ke final Citi Open di Washington dan perempatfinal di Rogers Cup menjadi tanda bahwa Anderson mulai menemukan kembali performa terbaiknya.

“Jika anda melihat beberapa petenis terbaik dalam beberapa tahun terakhir dan yang sudah saya lawan, secara mental mereka adalah kompetitor terbaik, sesuatu yang masih saya latih. Saya merasa, beberapa tantangan menjadi latihan untuk lebih mempercayai kemampuan saya. Saya selalu mengkritisi diri saya sendiri. Saya merasa saya sedikit lebih bersabar dengan diri saya sendiri dan saya merasa ada perubahan besar yang sudah saya terapkan dalam beberapa bulan terakhir,” jelas Anderson.

Artikel Tag: Tenis, US Open, Rogers Cup, Citi Open, Kevin Anderson, Andy Murray

Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/tenis/lewati-jalan-panjang-dan-terjal-kevin-anderson-mulai-tuai-kesuksesan
791  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini