Larangan Wimbledon Terhadap Petenis Rusia Dan Belarusia Berbuntut Panjang

Penulis: Dian Megane
Rabu 07 Des 2022, 21:30 WIB
Larangan Wimbledon kepada petenis Rusia dan Belarusia berbuntut panjang

Novak Djokovic dalam perjalanan memenangkan Wimbledon musim 2022

Ligaolahraga.com -

Berita Tenis: LTA sebagai penyelengara Wimbledon telah dedenda sebesar 820.000 poundsterling oleh pihak ATP setelah melarang petenis berkebangsaan Rusia dan Belarusia untuk berpartisipasi Grand Slam tersebut.

Hukuman dari pihak ATP mengikuti denda yang dikenakan pihak WTA kepada LTA dan All England Lawn Tennis Club, yang mengorganisir Wimbledon, setelah tidak mengizinkan petenis putri Rusia maupun Belarusia berpartisipasi di Grand Slam tersebut pada musim ini.

Sebagai tanggapan, pihak LTA telah mengeluarkan pernyataan tegas yang menuduh pihak ATP memiliki ‘kurangnya rasa empati yang mengejutkan’ bagi situasi Ukraina dan menunjukkan ‘kurangnya pemahaman yang jelas’.

“LTA sangat kecewa dengan hal ini,” ungkap pihak LTA dalam pernyataan yang mereka rilis. “ATP, dalam temuannya tidak menunjukkan pengakuan atas keadaan luar biasa yang diciptakan invasi Rusia terhadap Ukraina, atau tanggapan komunitas olahraga internasional dan pemerintah Inggris terhadap invasi tersebut.”

“ATP tampaknya menganggap masalah ini sebagai pelanggaran langsung terhadap peraturan mereka, dengan kurangnya empati yang mengejutkan ditunjukkan untuk situasi di Ukraina dan kurangnya pemahaman yang jelas tentang keadaan unik yang dihadapi LTA."

Pernyataan tersebut dilanjutkan dengan menyebutkan dampak material bahwa denda tersebut akan berdampak pada kemampuan LTA untuk menjadi tuan rumah bagi sejumlah turnamen dan mengembangkan olahraga di Inggris.

“Dampak keuangan, baik denda ini maupun denda dari WTA akan mengakibatkan dampak material pada kemampuan LTA untuk mengembangkan dan menjadi tuan rumah turnamen tenis di negara ini,” lanjut pernyataan tersebut.

“Sebagai contoh, kami berniat untuk menjadi tuan rumah dari ajang Challenger sehingga memberikan lebih banyak kesempatan kepada petenis dengan peringkat yang lebih rendah di perempat pertama musim 2023 dan kini kami tidak akan bisa melakukan hal tersebut, terutama setelah mendapatkan denda ini.”

“Kami akan mempertimbangkan tanggapan kami dengan hati-hati dan kami akan menunggu hasil banding kami terhadap keputusan dan sanksi WTA.”

Michelle Donelan, menteri luar negeri untuk digital, budaya, media, dan olahraga, menyatakan, “Mekipun ada kecaman yang meluas, turnamen tenis internasional ditetapkan untuk tidak terlibat dalam hal ini, dengan investasi dalam pertumbuhan permainan domestik kami terhambat sebagai akibatnya.”

“Itu adalah langkah salah yang diambil ATP dan WTA. Saya meminta mereka untuk memikirkannnya dengan hati-hati tentang pesan yang akan mereka sebarkan dan mempertimbangkannya.”

Pihak ATP dan WTA juga menghilangkan poin peringkat di Wimbledon musim ini sebagai respon dari larangan mereka terhadap petenis berkebangsaan Rusia dan Belarusia. Sementara itu, pihak ATP akan mendonasikan uang denda tersebut sebagai dana bantuan di Ukraina.

Artikel Tag: Tenis, wimbledon

Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/tenis/larangan-wimbledon-terhadap-petenis-rusia-dan-belarusia-berbuntut-panjang
394  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini