Lakoni Final Beruntun, Ons Jabeur Dalam Kondisi Prima Jelang French Open

Penulis: Dian Megane
Selasa 17 Mei 2022, 09:22 WIB
Ons Jabeur percaya diri hadapi tantangan di French Open 2022

Ons Jabeur usai lakoni final di Roma musim 2022

Ligaolahraga.com -

Berita Tenis: Sebelum final Italian Open di Roma pekan lalu, Ons Jabeur ditanya tentang 11 kemenangan beruntun yang ia kantongi melawan 27 kemenangan beruntun Iga Swiatek.

Untuk pertanyaan tersebut, Jabeur menjawab, “Pesawat akan jatuh dan hanya ada satu parasut. Saya harap saya akan mengambilnya.”

Pada akhirnya, petenis peringkat 1 dunia, Swiatek masih tidak terbendung. Ia bahkan tampil perkasa dengan hanya kehilangan empat game saja di final Italian Open.

Namun, petenis berkebangsaan Tunisia masih tetap bersemangat dan tetap berpikir positif setelah kalah di final turnamen WTA kedua yang ia lakoni dalam dua pekan terakhir.

Dalam perjalanan menuju final Italian Open, petenis peringkat 7 dunia bangkit dari kedudukan 1-6, 2-5 untuk mengalahkan Maria Sakkari di perempatfinal dan mengamankan satu peluang match point untuk mengatasi Daria Kasatkina di semifinal.

Tidak ada alasan untuk terlarut dalam kekecewaan setelah kalah dari petenis terpanas di turnamen WTA musim ini, terutama mempertimbangkan bahwa juara Madrid Open musim 2022 tiba di Roma tanpa pernah memetik satu kemenangan pun di turnamen tersebut. Selain itu ada target yang lebih besar di depannya.

“Cukup senang dengan level yang saya perlihatkan. Saya hanya akan merasa positif dengan diri saya sendiri dan berusaha pulih tepat waktu untuk French Open. Itu tujuan utama saya,” papar Jabeur.

Petenis berkebangsaan Tunisia menjadi petenis putri ketiga yang berhasil melenggang ke tiga final turnamen clay-court musim ini, setelah ia menjadi juara di Madrid, tetapi kalah dari Belinda Bencic di Charleston dan Swiatek di Roma. Sampai saat ini ia telah mengantongi 17 kemenangan di turnamen clay-court yang ia lakoni di Charleston, Stuttgart, Madrid, dan Roma.

Sebagai mantan juara French Open kategori junior, ia akan menjadi salah satu petenis yang difavoritkan di Grand Slam tersebut.

“Hal itu memberi saya suntikan kepercayaan diri dan harapan. Hal itu membantu saya untuk lebih tegas terhadap diri saya sendiri. Saya harus berada di pekan kedua. Saya harus berada di atas hasil lain yang saya raih di Grand Slam. Mungkin itu akan mempengaruhi petenis lain, bagaimana cara mereka melihat saya,” jelas Jabeur.

Tumbuh besar di Tunisia, petenis peringkat 7 dunia berpikir bahwa French Open adalah satu-satunya Grand Slam yang ada. Ketika ia memenangkan Grand Slam tersebut untuk kategori junior pada musim 2011, ia menjadi petenis putri Arab pertama yang memenangkan gelar tersebut sejak 1964.

Ketika ia melenggang ke babak ketiga French Open musim 2017, ia menjadi petenis putri Arab pertama yang lolos ke babak ketiga Grand Slam. Akhir musim lalu, ia menjadi petenis Arab pertama yang menembus peringkat 10 besar. Kini ia kembali ke Grand Slam favoritnya dengan peluang debut di peringkat 5 besar.

“Saya sangat menikmati French Open. Saya memiliki kenangam indah dengan Grand Slam itu. Sejujurnya saya tidak berpikir tentang difavoritkan di sana dan orang-orang berharap saya melakukan hal menggebrak. Tetapi, itu pastinya tekanan yang cukup baik bagi saya. Saya harap saya siap untuk hal itu,” lanjut Jabeur.

Artikel Tag: Tenis, Italian Open, French Open, Ons Jabeur

Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/tenis/lakoni-final-beruntun-ons-jabeur-dalam-kondisi-prima-jelang-french-open
882  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini