Lagi, Roger Federer Dipaksa Lalui Tiga Set Di Shanghai

Penulis: Dian
Jumat 12 Okt 2018, 05:38 WIB
Lagi, Roger Federer Dipaksa Lalui Tiga Set Di Shanghai

Roger Federer melaju ke perempatfinal Shanghai Masters

Juara dua kali di Shanghai, Roger Federer sekali lagi dipaksa bermain ekstra keras demi memetik kemenangan di Shanghai Masters.

Disudutkan Daniil Medvedev dengan tiga set di laga pembukanya, kali ini runner up musim 2016, Roberto Bautista Agut membuat Federer banyak mengeluarkan keringat setelah bermain selama 1 jam 52 menit. Tetapi, petenis unggulan pertama, Federer masih bisa mengatasinya dan menang dengan 6-3, 2-6, 6-4.

Setelah mengklaim set pertama, Federer mematahkan servis Bautista Agut di game pertama set kedua, tetapi setelah itu petenis berkebangsaan Spanyol, Bautista Agut mulai memanas dan menyamakan kedudukan dengan mengklaim set kedua serta hanya membiarkan Federer mencuri dua game saja.

Federer yang telah mengoleksi 98 gelar, mempercayai permainannya dan mulai kembali menyerang, termasuk memenangkan 11 dari 12 poin yang didapatnya di area net pada set penentu dan mematahkan Bautista Agut di game kesembilan.

“Saya sebenarnya cukup senang. Saya pikir Bautista benar-benar meningkatkan level permainannya di set kedua untuk mengimbangi saya. Maksud saya, ia benar-benar memanas. Saya pikir, presentase servis saya mencapai 80 persen di set kedua dan dipatahkan sebanyak dua kali. Tetapi pada akhirnya ia lebih baik daripada saya,” jelas Federer.

“Saya senang, karena berkat pertandingan sebelumnya (melawan Medvedev), saya bisa tetap lebih tenang, bahkan di momen-momen kritis dan bermain dengan apik demi kedudukan 4-4, lalu memenangkannya. Saya sangat senang.”

Federer, salah satu petenis yang bersaing demi peringkat 1 dunia di akhir musim, selanjutnya akan menghadapi tantangan yang disuguhkan petenis unggulan kedelapan, Kei Nishikori di perempatfinal. Sampai saat ini, Federer masih unggul dalam head to head melawan Nishikori dengan 5-2.

“Seperti kita tahu tentang permainan Kei, begitu ia menemukan ritme permainannya, ia sangat sulit untuk dilawan. Saya tidak yakin apakah lapangan yang cepat akan lebih baik bagi permainannya, karena saya merasa ia bermain dengan baik di semua lapangan. Jadi, saya pikir pertandingan melawannya akan sengit. Saya berharap pertandingan melawan Medvedev dan Bautista Agut bisa membantu saya melawan Kei.”

Pada laga babak ketiganya, Nishikori berhasil mengatasi perlawanan sengit petenis AS, Sam Querrey demi mengklaim kemenangan 7-6, 6-4.

Artikel Tag: Tenis, Shanghai Masters, Roger Federer, Roberto Bautista Agut, Daniil Medvedev, Kei Nishikori, Sam querrey

714