Klaster Australian Open Meningkat Ketika Dua Pemain Lagi Dinyatakan Positif

Penulis: Dian Megane
Rabu 20 Jan 2021, 14:39 WIB
Jelang Australian Open 2021, kasus positif COVID-19 kembali terdeteksi

Jelang Australian Open 2021, petenis yang tak jalani karantina ketat diperbolehkan lakoni sesi latihan di luar kamar

Berita Tenis: Jelang Australian Open, dua petenis kembali dinyatakan positif terinfeksi COVID-19, klaim pihak berwenang pada hari Rabu (20/1) waktu setempat, sehingga kasus positif yang terkait turnamen tenis bertambah menjadi 10 kasus.

Hal tersebut menjadi berita mengejutkan teranyar dalam persiapan untuk Grand Slam pertama pada musim 2021 di Melbourne, yang telah diundur tiga pekan dari jadwal sebenarnya akibat pandemi COVID-19.

Serangkaian infeksi yang terdeteksi oleh pihak otoritas Australia telah memaksa 72 petenis untuk tetap tinggal dalam kamar hotel mereka 24 jam per hari selama dua pekan penuh.

Menteri kebijakan negara bagian Victoria, Lisa Neville menyatakan total ada empat orang terasosiasi dengan turnamen tenis yang positif terinfeksi COVID-19 sejak Selasa (19/1).

“Salah satu dari mereka adalah petenis yang tengah menjalani karantina ketat karena ia datang dengan salah satu penerbangan yang ditemukan kasus positif. Satu lagi adalah petenis lain dan satu lagi adalah pendukung dari petenis tersebut,” ungkap Neville.

Lebih dari 1.000 petenis dan staf tiba di Australia, yang sebagian besar bagiannya telah bebas virus corona, dengan menggunakan 17 pesawat sewaan pada pekan lalu dan kasus-kasus pertama terdeteksi dari penerbangan tersebut.

Seluruh penumpang dalam penerbangan yang ditemukan kasus positif harus menghabiskan 14 hari di kamar hotel untuk dikarantina dan para petenis yang berada dalam penerbangan tersebut tidak diizinkan untuk berlatih di luar hotel selama 5 jam seperti yang sudah disepakati sebelumnya.

Sejumlah hasil positif sebelumnya telah diklasifikasi ulang sebagai kasus yang tidak menular oleh pihak otoritas kesehtan, sehingga mencuat total 10 kasus yang terkait dengan Australian Open.

Kondisi yang berlangsung dalam situasi gelembung yang diciptakan pihak penyelenggara Australian Open telah mencuatkan sejumlah keluhan dari para petenis, termasuk ketika petenis peringkat 13 dunia, Roberto Bautista Agut yang menyebutkan bahwa karantina tersebut seperti penjara dengan Wi-Fi. Tetapi tidak lama, ia menyatakan permintaan maaf dan mengatakan bahwa yang ia katakan seharusnya menjadi percakapan pribadi yang dirilis di luar konteks.

Meski begitu, pihak penyelenggara bersikeras bahwa mayoritas para petenis menerima situasi isolasi tanpa keluhan.

Semakin dekatnya turnamen pemanasan yang akan digelar pada 31 Januari, banyak petenis yang mengubah kamar hotel mereka menjadi pusat kebugaran mini dan dengan terpaksa memukul bola tenis ke tembok kamar.

Artikel Tag: Tenis, australian open

528  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini