Keyakinan Dominic Thiem Di Final US Open 2020 Lebih Kuat Daripada Fisiknya

Penulis: Dian Megane
Senin 14 Sep 2020, 20:57 WIB
Cedera tak hentikan langkah Dominic Thiem untuk berjuang di final US Open 2020

Cedera tidak surutkan semangat Dominic Thiem di final US Open 2020

Berita Tenis: Dominic Thiem menyatakan bahwa cedera tidak menjadi bagian dari partai puncak US Open musim 2020 yang epik melawan Alexander Zverev dan menambahkan bahwa keyakinannya lebih kuat daripada kondisi fisiknya.

Bintang tenis Austria tersebut mencederai achillesnya pada laga semifinal melawan petenis berkebangsaan Rusia, Daniil Medvedev dan ia tampak tidak mampu bergerak dengan bebas selama dua set pertama pada partai puncak yang keduanya dimenangkan petenis berkebangsaan Jerman, Zverev dengan mudah.

Hal tersebut membuat banyak pihak berspekulasi bahwa cedera yang mendasari performa tersebut, tetapi anak didik Nicolas Massu menyanggah klaim tersebut.

“Secara fisik, saya 100 persen prima dari awal pertandingan,” aku Thiem.

“Saya menghadapi beberapa kendala dengan Achilles saya di semifinal, tetapi semuanya kembali baik-baik saja, saya tidak merasakan sakit apapun. Masalahnya adalah rasa tegang saya. Saya sangat, sangat tegang. Saya merasa lebih tegang setelah sekian lama.”

“Saya bahkan tidak tahu lagi bagaimana rasanya. Saya bahkan tidak tahu bagaimana menghilangkannya. Tetapi entah bagaimana, saya melakukannya di set ketiga. Seperti yang telah saya katakan, emosi, mereka lebih, lebih sulit untuk ditangani daripada kondisi fisik saya.”

Petenis berusia 27 tahun tersebut tampak tidak bisa bergerak dengan bebas di akhir pertandingan selama babak tiebreak dan ia membutuhkan jeda untuk alasan medis di set kelima karena mengalami kram.

“Saya mulai merasa sedikit kram di akhir set kelima. Untuk kali pertama setelah bermusim-musim, saya mengalami kram,” tambah Thiem.

“Tetapi saya rasa itu bukan kram secara fisik, tetapi secara mental. Saya merasa sangat, sangat tegang di sepanjang hari, sebenarnya, lalu di awal pertandingan. Tetapi entah bagaimana, keyakinan saya kali ini lebih kuat daripada tubuh saya dan saya sangat senang akan hal itu.”

Kemenangan di US Open musim ini tentu luar biasa bagi Thiem, tetapi ia yang jelas tidak akan berhenti sampai di sini. Tetapi sayangnya, para penggemar tenis tidak akan melihatnya di Italian Open musim ini akibat penjadwalan. Italian Open akan dimulai pada hari Senin (14/9) dan ia tidak akan memiliki cukup waktu untuk melakukan perjalanan ke Roma.

Jadi, pertanyaan besarnya adalah ke mana selanjutnya ia akan pergi? Jawabannya mungkin Paris untuk turun di French Open. Turnamen tersebut akan menjadi Grand Slam terakhir pada musim ini dan ia telah menjadi runner up di Paris dalam dua musim terakhir. Ia berharap bisa membuat musim yang luar biasa ini bahkan jauh lebih baik dan mudah-mudahan ia bisa melakukannya ketika Grand Slam tersebut dimulai pada 27 September mendatang.

Artikel Tag: Tenis, US Open, Dominic Thiem, alexander zverev

592  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini