Ketika Masa Lockdown Berakhir, Sofia Kenin Akan Hadapi Banyak Tantangan

Penulis: Dian Megane
Rabu 06 Mei 2020, 13:45 WIB
Ketika Masa Lockdown Berakhir, Sofia Kenin Akan Hadapi Banyak Tantangan

Sofia Kenin ketika berlaga di Fed Cup 2020

Berita Tenis: Ketika memenangkan gelar Grand Slam pertama dalam kariernya di Australian Open musim ini, Sofia Kenin menyatakan bahwa ketangguhan mental, yang ia latih dalam waktu yang cukup panjang, menjadi bagian besar dari kemenangan tersebut.

Petenis AS, Kenin mengalahkan Garbine Muguruza dengan tiga set di partai puncak Australian Open. Setelah itu, ia juga memenangkan gelar di Lyon melawan Anna Lena Friedsam dengan tiga set juga.

Kenin menjadi petenis putri pertama yang memenangkan dua gelar pada musim ini sebelum pandemi COVID-19 mengacaukan turnamen tenis, tetapi itu beberapa bulan yang lalu. Sejumlah pihak bertanya-tanya, apakah Kenin akan memiliki konsistensi yang sama setelah hampir lima bulan tanpa berkompetisi di turnamen manapun ketika turnamen selanjutnya direncanakan akan digelar pada Juli mendatang.

Kenin mulai mencatatkan prestasi pada musim lalu ketika ia memenangkan gelar nomor ganda pertama dalam kariernya di Auckland bersama Eugenie Bouchard. Sementara gelar nomor tunggal pertamanya ia menangkan di Hobart musim lalu, lalu diikuti dengan memenangkan gelar di Mallorca dan Guangzhou.

Kenin telah membuktikan konsistensinya ketika musim ini ia berhasil meraih dua gelar. Awal musim ini ia juga memperkuat AS di ajang Fed Cup bersama rekan senegaranya, Serena Williams, Bethanie Matteks Sands, dan Cori Gauff.

Dalam waktu yang cukup singkat, Kenin belajar tentang strategi kemenangan melawan petenis peringkat 10 besar.

“Saya telah bermain di sejumlah stadion-stadion besar. Saya merasa hal itu membantu saya untuk mencapai tempat di mana saya berada saat ini,” ungkap Kenin.

Dengan pandemi COVID-19 yang membuat para petenis kesulitan untuk berlatih di lapangan, semua petenis akan tampil di level yang sama ketika dan jika turnamen dilanjutkan pada Juli mendatang. US Open dijadwalkan akan digelar pada Agustus dan French Open beberapa waktu setelahnya.

Akankah Kenin siap untuk melakoni keduanya dan mencetak kesuksesan dengan melangkah lebih jauh di kedua turnamen? Para petenis tidak bisa memastikan bahwa mereka akan bermain dengan baik dengan jeda yang cukup panjang akibat COVID-19. Sungguh menakutkan untuk memikirkan bahwa bakat dan kemampuan yang mengantarkan mereka memenangkan sejumlah gelar mungkin membutuhkan waktu untuk bisa tampil lagi ke permukaan.

Sementara itu, saat ini Kenin menghuni peringkat 4 dunia dan ia tidak kesulitan secara finansial seperti kebanyakan petenis lainnya. Pandemi COVID-19 telah membuat dunia tenis menghadapi situasi yang tidak bisa diprediksi maupun dikontrol.

Seperti halnya petenis lain, Kenin akan terus berlatih dan berharap yang terbaik, tidak hanya agar permainan mereka kembali seperti semula, tetapi juga berhahap agar pandemi COVID-19 bisa segera berakhir dan semua cabang olahraga bisa kembali digelar.

Artikel Tag: Tenis, australian open, Sofia Kenin

288  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini