Ketika Legenda NBA Ini Sebut Roger Federer Sebagai GOAT

Penulis: Dian Megane
Kamis 21 Jan 2021, 14:04 WIB
Mendiang Kobe Bryant akui Roger Federer sebagai petenis terhebat sepanjang masa

Roger Federer ketika memenangkan gelar Australian Open 2018

Berita Tenis: Petenis berkebangsaan Swiss, Roger Federer bahkan telah menjadi atlet terhebat bagi atlet yang berasal dari olahraga lain.

Dari banyak atlet tersebut, mendiang legenda NBA, Kobe Bryant juga merupakan salah satu penggemar juara Australian Open musim 2017 dan dua tahun lalu, ia mengunggah ciutan yang memperlihatkan kekagumannya terhadap petenis yang telah memenangkan 20 gelar Grand Slam.

Kedua atlet merupakan ujung tombak dari olahraga masing-masing dan mereka telah menjadi panutan bagi rekan sesama atlet. Tetapi, mereka berdua juga mendapatkan inspirasi dari satu sama lain.

Di US Open musim 2019, mantan pebasket yang terakhir kali mengenakan jersey Los Angeles Lakers menyempatkan diri untuk menyaksikan pertandingan petenis peringkat 5 dunia melawan petenis berkebangsaan Inggris, Dan Evans. Tidak hanya sampai di sana, Bryant bahkan memasuki lapangan untuk melakukan lempar koin.

Tidak menghadapi banyak kendala, petenis yang kala itu berusia 38 tahun memenangkan pertandingan dengan hasil telak 6-2, 6-2, 6-1.

Namun bahkan sebelum menyaksikan petenis berkebangsaan Swiss di US Open musim 2019, Bryant telah mengetahui bahwa petenis kelahiran Basel tersebut adalah salah satu petenis terbaik. Ia bahkan mengunggah ciutan setelah petenis peringkat 5 dunia memenangkan gelar Grand Slam ke-20 dalam kariernya di Australian Open musim 2018 (mengalahkan Marin Cilic).

Bryant menuliskan, “Sederhana. Roger Federer = GOAT.” {Greatest of All Time}

Memenangkan gelar Grand Slam di usianya yang sudah tidak muda lagi, ia memperlihatkan bahwa semua hal tampak memungkinkan.

Musim 2020 akan memiliki dampak yang kekal bagi banyak orang. Tetapi, sebelum pandemi menyerang seluruh penjuru dunia, sebuah tragedi terjadi terhadap sang bintang basket. Dalam kecelakaan helikopter naas, baik Bryant dan anak perempuannya kehilangan nyawa mereka. Kecelakaan tersebut tentu sangat mengejutkan seluruh penjuru dunia.

Ketika banyak nama besar memberikan tributnya bagi sang legenda basket, sejumlah petenis mengenakan jersey atau jaket yang dibubuhi inisial atau nomor punggungnya sebagai tribut. Petenis peringkat 1 dunia, Novak Djokovic yang berteman dengan sang legenda basket, tampak menitikkan air mata dalam wawancara setelah pertandingan.

Bahkan Federer terkejut mendengar berita tersebut. Awalnya, ia tidak mempercayai berita tersebut.

“Saya selalu menjadi penggemar berat basket, dan seperti anda semua, saya juga menyukai Kobe,” ungkap Federer.

Kedua atlet yang memperlihatkan performa terbaiknya di lapangan menjadi abadi melalui olahraga yang mereka tekuni dan Bryant tentu mendapakan tempat istimewa dalam hati dan benak banyak orang.

Sementara bagi Federer, musim 2021 tidak dimulai sesuai dengan harapannya. Tetapi petenis berusia 39 tahun akan terus berlatih dan kembali beraksi setelah Australian Open musim 2021.

Artikel Tag: Tenis, australian open, Roger Federer, Kobe Bryant

831  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini