Kei Nishikori Ubah Gerakan Servis Gara-Gara Ini

Penulis: Dian Megane
Kamis 04 Mar 2021, 15:45 WIB
Kei Nishikori melangkah ke perempatfinal Rotterdam Open 2021

Kei Nishikori incar gelar pertama sejak memenangkan gelar di Brisbane musim 2019

Berita Tenis: Kei Nishikori pernah bertengger di peringkat 4 dunia, berkompetisi di ATP Finals sebanyak empat kali, dan mengantongi 12 gelar, tetapi ia masih berniat untuk mengubah tekniknya.

Usai mengandaskan Alex De Minaur demi melaju ke perempatfinal Rotterdam Open musim 2021 dengan 6-3, 2-6, 7-5, petenis berkebangsaan Jerpang mengakui bahwa ia telah mengotak-atik gerakan servisnya.

“Saya melakukannya setelah operasi siku (Oktober 2019) dan Desember lalu. Saya melatihnya dengan Max (Mirnyi), Michael (Chang), dan pelatih Jepang juga,” aku Nishikori.

“Saya mencoba melihat servis saya lagi dan saya membutuhkan lebih banyak tenaga, tetapi lebih sedikit menggunakan pundak saya. Saya juga mencederai pundak saya musim lalu.”

“Saya merasa belum 100 persen siap, tetapi saya pikir saya tengah menuju ke arah itu. Saya menembakkan servis apik dalam dua pertandingan terakhir, jadi, saya senang dengan servis saya saat ini.”

Di babak pertama Rotterdam Open, servis petenis peringkat 45 dunia cukup impresif ketika mengalahkan petenis unggulan ketujuh, Felix Auger Aliassime. Ia tidak dipatahkan melawan petenis berkebangsaan Kanada yang kesulitan secara fisik di set kedua. Ia memenangkan 85 persen poin dari servis pertamanya di pertandingan tersebut.

Gerakan servis yang diperhalus petenis yang berusia 31 tahun dimaksudkan untuk mengurangi tekanan terhadap pundaknya. Dulu, sebelum menembakkan bola, ia akan menjatuhkan raketnya terbalik dengan lengan bawahnya sehingga senar raket hampir sejajar dengan lapangan. Ia belum 100 persen yakin tentang hal itu, tetapi ia berdiskusi dengan pelatihnya dan melangkah maju dengan mengubah performanya.

“Karena sejarah cedera saya, saya merasa saya masih harus mengubah sesuatu jika saya masih memiliki waktu dan kesempatan. Saya benar-benar terbuka dengan apa pun. Tentu tidak mudah, hal itu membutuhkan waktu. Saya merasa saya belum mencapai tujuan saya. Tetapi bagi tubuh saya, saya akan melakukan apa pun untuk membuatnya terasa lebih baik,” jelas Nishikori.

Petenis peringkat 45 dunia selanjutnya akan bertemu Dusan Lajovic atau Borna Coric demi satu tempat di semifinal Rotterdam Open. Tidak ada petenis unggulan yang tersisa di paruh atas undian pertandingan, yang bisa memberikan peluang kepada petenis berkebangsaan Jepang untuk melaju ke final turnamen ATP pertama sejak memenangkan gelar di Brisbane musim 2019.

Untuk sekarang, mantan petenis peringkat 1 dunia senang bisa bermain dengan baik dan ia tampak terkesan melawan dua bintang tenis muda, Auger Aliassime dan De Minaur.

“Saya melalui waktu yang benar-benar berat dengan cedera dan saya senang bisa berada di perempatfinal turnamen yang cukup bergengsi ini. Saya hanya harus tetap melangkah dan siap untuk pertandingan selanjutnya,” tukas Nishikori.

Artikel Tag: Tenis, Rotterdam Open, Kei Nishikori, Felix Auger Aliassime, Alex de Minaur

635  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini