Kei Nishikori Suarakan Kekhwatiran Terkait Olimpiade Di Tokyo

Penulis: Dian Megane
Selasa 11 Mei 2021, 17:03 WIB
Kei Nishikori jadi salah satu petenis tuan rumah yang khawatirkan perhelatan Olimpiade musim 2021 di Tokyo

Kei Nishikori ketika beraksi di Madrid Open 2021

Berita Tenis: Kei Nishikori menambah panjang daftar atlet yang menyuarakan kekhawatiran tentang menggelar Olimpiade di Tokyo pada Juli mendatang sementara negaranya masih berjuang mengatasi lonjakan kasus COVID-19.

Jepang telah memperpanjang kondisi darurat di Tokyo dan tiga wilayah lainnya sampai akhir Mei, sehingga meningkatkan keraguan baru apakah ajang olahraga empat tahun sekali tersebut harus tetap digelar di negara yang salah satu tingkat vaksinasinya terendah di antara negara-negara kaya lainnya.

“Di ajang itu bukan hanya 100 orang seperti turnamen ini,” ungkap Nishikori di Roma jelang Italian Open musim 2021.

“Akan ada 10.000 orang dalam satu wilayah, melakoni satu ajang olahraga,” tambah petenis berkebangsaan Jepang merujuk pada kampung Olimpiade di mana para atlet akan tinggal.

“Saya pikir itu tidak akan mudah, terutama dengan hal yang kini terjadi di Jepang, itu tidak akan berjalan dengan baik.”

Kekhawatiran petenis peringkat 45 dunia muncul setelah rekan senegaranya, Naomi Osaka juga menyatakan bahwa resiko menggelar ajang olahraga multi internasional tersebut di tengah-tengah pandemi seharusnya terus didiskusikan secara hati-hati.

Petenis yang memenangkan medali perunggu di Rio de Janeiro musim 2016 menambahkan bahwa masih ada waktu sebelum keputusan harus diambil, tetapi ia mewaspadai tentang penyebaran virus di kampung atlet, kompleks apartemen bertingkat tinggi di pusat kota Tokyo.

“Anda bisa membangun situasi gelembung yang baik dan mungkin anda bisa melakukannya. Tetapi ada beberapa resiko juga. Apa yang akan terjadi jika ada 100 kasus di kampung atlet? Atau hal itu bisa mencapai ribuan,” tambah Nishikori.

Olimpiade musim 2020 terpaksa ditunda selama satu tahun akibat pandemi COVID-19 dan pihak penyelenggara dari International Olympic Committee (IOC) sampai pihak pemerintah Jepang, tetap teguh bahwa ajang olahraga empat tahun sekali tersebut akan digelar pada musim panas tahun ini di bawah mantra “Ajang olahraga aman dan terjamin”.

Namun, sejumlah ahli medis menyatakan bahwa hal tersebut sulit untuk dijamin.

“Kita masih tidak tahu definisi yang tepat tentang Olimpiade yang aman, baik dari pihak pemerintah Jepang mau pun IOC,” tutur Kentaro Iwata, profesor spesialis penyakit menular di Rumah Sakit Universitas Kobe.

“Saya tidak tahu bagaimana melindungi para pengunjung dan atlet asing dari membawa beraneka ragam jenis virus dari seluruh penjuru dunia. Melakukan hal itu dan menggelar Olimpiade pada bulan Juli adalah tugas yang sangat sulit.”

Artikel Tag: Tenis, Olimpide, Kei Nishikori

457  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini