Kei Nishikori Jadi Korban Keganasan Lorenzo Musetti Di Italian Open

Penulis: Dian Megane
Jumat 18 Sep 2020, 14:24 WIB
Lorenzo Musetti kalahkan Kei Nishikori di babak kedua Italian Open 2020

Lorenzo Musetti siap beraksi di babak 16 besar Italian Open 2020

Berita Tenis: Lorenzo Musetti membuktikan diri bahwa kemenangan babak pertama di Italian Open musim ini atas Stan Wawrinka bukan suatu kebetulan.

Qualifier tuan rumah tersebut merasa tidak gentar ketika melumpuhkan mantan petenis peringkat 4 dunia, Kei Nishikori dengan 6-3, 6-4 di Foro Italico, salah satu venue utama di Italian Open. Berkat kemenangan tersebut, ia menjadi petenis belia Italia yang melaju ke babak 16 besar di Roma sejak petenis berusia 19 tahun, Diego Nargiso pada musim 1989.

“Itu pertandingan yang luar biasa,” seru Musetti. “Saya pikir saya bermain dengan benar-benar lihai, karena ia bermain cukup dekat dari area baseline. Pertandingannya berbeda dengan pertandingan melawan Wawrinka, mereka juara sejati. Saya benar-benar senang saat ini. Saya merasa prima dengan forehand saya dari awal pertandingan. Saya bisa bermain dengan lebih menyerang dalam pengembalian.”

Sementara itu, tentang lawannya yang masih muda, Nishikori mengungkapkan, “Ia petenis yang handal, saya pikir, terutama di clay-court. Saya tidak tahu bagaimana ia bermain di hard-court, tetapi yang pasti ia begitu bertenaga di clay-court. Ia memiliki servis dan backhand yang impresif.”

Sebelum kalah dari petenis tuan rumah, Nishikori berhasil mencetak kemenangan pertama di laga pembuka setelah tidak berkompetisi sejak US Open musim 2019. Sebelum tiba di Roma, ia berpartisipasi di Kitzbuhel, tetapi harus pulang tanpa mengantongi satu kemenangan pun.

Untuk kali pertama, empat petenis tuan rumah melaju ke babak ketiga Italian Open sejak musim 1979 ketika Corrado Barazzutti, Paolo Bertolucci, Gianni Ocleppo, dan Adriano Panatta mencetak pencapaian tersebut. Pada musim tersebut, Ocleppo dan Panatta melaju ke perempatfinal. Musim ini, petenis tuan rumah yang lolos ke babak ketiga selain Musetti adalah Matteo Berrettini, Jannik Sinner, dan Stefano Travaglia.

Petenis belia Italia belum pernah melaju ke perempatfinal Italian Open. Petenis tuan rumah termuda yang pernah melaju ke perempatfinal adalah petenis berusia 20 tahun, Andrea Gaudenzi yang saat ini menjadi pimpinan di ATP, yang kalah dari Pete Sampras di babak delapan besar musim 1994.

“Saya selalu menjadi pejuang, tetapi saya mengalami naik turun dalam satu musim terakhir,” aku Musetti.

“Bulan ini, saya berusaha untuk tetap tenang dan positif di lapangan. Saya pikir itu peningkatan terbaik saya dalam beberapa pekan terakhir. Di sini, di Roma, saya merasa benar-benar prima. Bahkan di pertandingan kali ini, saya pikir saya menang secara mental karena saya bermain dengan baik di momen-momen krusial.”

Menantikan Musetti di babak ketiga adalah Dominik Koepfer yang secara mengejutkan mampu menundukkan petenis unggulan kelima, Gael Monfils dengan hasil meyakinkan 6-2, 6-4 dan menjadi kemenangan pertamanya atas petenis peringkat 10 besar. Koepfer yang mencatatkan 4-3 pada musim ini, mengkonversi empat dari sembilan peluang break point dalam perjalanan menuju kemenangan.

Artikel Tag: Tenis, Italian Open, Lorenzo Musetti, Kei Nishikori, Dominik Koepfer

961  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini