Kehebatan Grand Slam Undang Naomi Osaka Untuk Bersinar

Penulis: Dian Megane
Sabtu 20 Feb 2021, 21:14 WIB
Naomi Osaka [kanan] juara Australian Open untuk kali kedua pada musim 2021

Naomi Osaka [kanan] dan Jennifer Brady [kiri] usai lakoni final Australian Open 2021

Berita Tenis: Naomi Osaka tampaknya ditakdirkan untuk merasakan kehebatan Grand Slam setelah untuk kali kedua memenangkan gelar Australian Open musim 2021 pada hari Sabtu (20/2) waktu setempat.

Bintang tenis Jepang membantai petenis AS, Jennifer Brady dengan dua set langsung dalam waktu 77 menit di final Australian Open musim ini, sehingga menjadikannya petenis putri pertama sejak Monica Seles 30 tahun lalu yang memenangkan empat final Grand Slam pertamanya.

Margaret Court juga mencatatkan pencapaian tersebut pada awal tahun 1960-an, begitu pun dengan Roger Federer sebelum mengantongi 20 gelar turnamen prestisius tersebut.

Namun pencapaian tersebut tidak menyenangkan bagi rival petenis berkebangsaan Jepang, karena bahkan petenis kenamaan seperti Serena Williams, Venus Williams, Steffi Graf, Martina Navratilova, Chris Evert, atau Billie Jean King tidak memenangkan empat final Grand Slam pertama mereka.

Hal yang lebih mengagumkan, masih berusia 23 tahun, petenis peringkat 3 dunia kini telah memegang empat gelar dari Australian Open dan US Open. Ia bisa melengkapinya jika ia bisa memenangkan French Open dan Wimbledon musim ini.

“Yang jelas bagi saya, tidak ada alasan mengapa saya seharusnya tidak bermain dengan baik di turnamen itu,” ujar Osaka.

“Semuanya terletak pada kenyamanan dan mudah-mudahan semakin saya melakoni banyak pertandingan di lapangan itu (clay-court dan grass-court), saya akan semakin membaik.”

Williams bersaudara kini menjadi petenis aktif yang mengantongi lebih banyak gelar Grand Slam dibandingkan petenis putri lain, sehingga dengan empat gelar Grand Slam yang telah ia koleksi, petenis berusia 23 tahun semakin mengukuhkan statusnya sebagai penerus petenis yang kini telah mengoleksi 23 gelar Grand Slam dan dominator baru di dunia tenis putri.

“Rasanya benar-benar tidak bisa dipercaya,” tambah Osaka.

“Kali ini, sedikit terasa tidak nyata dibandingkan terakhir kali, hanya karena saya tahu seberapa besar usaha yang harus saya kerahkan untuk memenangkan salah satu dari gelar ini.”

“Kali ini, gelar ini bagi saya terasa istimewa karena saya mendedikasikannya kepada tim saya. Mereka adalah pihak yang melihat semua hal yang saya lakukan, mereka yang bekerja keras bersama saya.”

Juara Australian Open musim 2021 juga memberikan pujian kepada Brady yang bertahan menjalani karantina ketat selama dua pekan setelah pesawat yang ada dalam penerbangannya terbukti positif COVID-19.

“Saya ingin memberi selamat kepada Jenny,” ungkap Osaka. “Kami bertanding di semifinal US Open beberapa bulan lalu. Saya memberi tahu semua orang yang mendengarkan saya bahwa kau (Brady) akan menjadi ancaman dan saya benar.”

Selain kesuksesan di French Open dan Wimbledon, petenis peringkat 3 dunia juga mengincar kejayaan Olimpiade yang dijadwalkan akan digelar di tanah airnya.

“Semua orang mengetahui bahwa saya ingin berpartisipasi di Olimpiade sejak saya masih anak-anak,” tukas Osaka.

“Hal itu akan benar-benar menyenangkan karena digelar di Tokyo dan mudah-mudahan ajang tersebut bisa digelar. Yang pasti, itu salah satu tujuan terbesar saya musim ini. Tetapi saya akan melakoni semua turnamen dengan serius dan saya hanya ingin tetap konsisten. Saya pikir itu tujuan utama saya musim ini.”

Artikel Tag: Tenis, australian open, Naomi Osaka, Jennifer Brady, Serena Williams

876  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini