Kantongi Gelar French Open Ke-14 Berarti Banyak Bagi Rafael Nadal

Penulis: Dian Megane
Senin 06 Jun 2022, 14:18 WIB
Ini arti kemenangan gelar French Open ke-14 bagi Rafael Nadal

Rafael Nadal

Ligaolahraga.com -

Berita Tenis: Rafael Nadal kembali menorehkan sejarah di Roland Garros, Paris setelah mengklaim gelar ke-14 French Open sekaligus gelar Grand Slam ke-22 dalam kariernya.

Setelah kemenangan atas Casper Ruud di final French Open yang digelar di Court Philippe Chatrier, petenis berkebangsaan Spanyol mengungkapkan bahwa kemenangan tersebut menjadi salah satu kemenangan paling emosional dan penting dalam kariernya.

“Bagi saya, kembali mengantongi trofi ini di sisi saya berarti segalanya. Itu kemenangan yang emosional, tanpa diragukan lagi. Tidak terduga dalam beberapa hal. Saya merasa sangat senang,” seru Nadal.

“Sungguh dua pekan yang mengagumkan. Saya bermain dari awal dan berkembang setiap harinya. Menyelesaikannya dengan melakoni final yang impresif. Saya merasa sangat senang dan tidak bisa mengatakan cukup terima kasih kepada semua orang atas dukungan dari hari pertama sejak saya tiba di sini. Ini sangat emosional.”

Petenis berusia 36 tahun yang mencatatkan 112-3 di French Open, harus berjuang melawan cedera kaki kronis dalam kekalahannya dari Denis Shapovalov di Roma lebih dari tiga pekan lalu.

Namun, petenis unggulan kelima tidak bisa dibendung di Roland Garros, termasuk melumpuhkan petenis peringkat 10 besar seperti Felix Auger Aliassime, Novak Djokovic, dan Alexander Zverev dalam perjalanan membukukan laga pertama melawan petenis unggulan kedelapan, Ruud. Ia mengakui bahwa cedera tersebut juga menyebabkan masalah.

“Saya tidak ingin membicarakan tentang kaki saya selama turnamen. Saya mengatakan akan membicarakannya setelah turnamen dan kini saya bisa membicarakannya karena saya ingin fokus dengan permainan tenis saya dan menghormati lawan-lawan saya. Saya mampu bermain selama dua pekan terakhir dengan kondisi ekstrim,” aku Nadal.

“Saya bermain dengan suntikan pada saraf untuk menidurkan kaki saya dan itulah mengapa saya mampu bermain selama dua pekan terakhir.”

“Karena saya tidak merasakan apapun pada kaki saya, karena dokter saya mampu memberikan suntikan anestesi pada sarafnya. Hal itu yang memunahkan rasa pada kaki saya. Tetapi pada waktu yang sama, itu resiko besar terkait kurangnya indera perasa, resiko yang sedikit lebih besar untuk memutar pergelangan kaki anda. Jadi, tentu Roland Garros adalah Roland Garros. Semua orang tahu seberapa berarti turnamen itu bagi saya, jadi, saya ingin terus mencoba dan memberi diri saya sendiri peluang di sini.”

Namun petenis berusia 36 tahun mengakui, sementara situasinya belum jelas, ia menargetkan untuk menemukan solusi sehingga ia bisa berkompetisi di Wimbledon akhir Juni ini.

“Saya tidak tahu bagaimana mengatakan secara tepat tentang pengobatannya dalam bahasa Inggris, tetapi saya akan melakukan suntikan frekuensi radio pada saraf dan mencoba membakar sedikit dari sarafnya serta menciptakan efek yang saya miliki saat ini pada saraf saya untuk jangka waktu yang cukup panjang,” jelas Nadal.

“Itu yang akan kami coba lakukan. Jika itu berhasil, saya akan terus melakukannya. Jika tidak, maka itu akan menjadi kisah yang berbeda.”

Petenis yang bertekad untuk terus bermain selama ia merasa nyaman dan senang di lapangan, kini semakin unggul atas Djokovic dan Roger Federer dalam mengoleksi gelar Grand Slam. Tetapi ia menyatakan bahwa bukan rekor yang memotivasinya, melainkan kecintaan yang ia miliki terhadap olahraga yang ia tekuni secara profesional sejak musim 2004.

“Ini bukan tentang menjadi yang terbaik dalam sejarah. Ini bukan tentang rekor. Ini tentang hal yang saya lakukan. Saya senang bermain tenis dan saya senang kompetisi,” aku Nadal.

“Seperti yang telah saya katakan beberapa kali sebelumnya, dan bukan hal yang saya ulangi, bukannya saya tidak merasakan bagi saya, kami mewujudkan mimpi kami. Saya, Roger, Novak, kami mencapai hal-hal yang mungkin tidak pernah kami duga.”

“Bagi saya, hal yang memotivasi saya untuk terus melangkah adalah bukan tentang kompetisi untuk menjadi yang terbaik atau memenangkan lebih banyak Grand Slam daripada yang lain. Hal yang terus membuat saya melangkah adalah hasrat untuk olahraga ini, menghidupkan momen yang akan ada dalam diri saya selamanya, dan bermain di hadapan para penonton terbaik dunia, di stadion terbaik.”

Kebalikan dari petenis berkebangsaan Spanyol yang melakoni final ke-14 di French Open, musim ini Ruud melakoni final Grand Slam pertama dalam kariernya dan petenis berkebangsaan Spanyol melontarkan pujian atas sepak terjangnya.

“Casper adalah petenis yang hebat. Ia akan berada di posisi keempat klasemen sementara ATP Race to Turin. Posisi yang sangat tinggi dalam peringkat dan berkembang setiap musim karena sebelumnya ia hanya petenis yang hebat di clay-court. Kini ia memenangkan gelar dan berjuang demi turnamen paling penting di lapangan lain juga,” komentar Nadal tentang Ruud.

“Hal itu bagi saya adalah hal yang paling penting dalam olahraga. Nilai dari latihan keseharian, ia memilikinya. Ia berkembang di sepanjang waktu dan bahkan jika kali ini hari yang berat baginya, saya yakin ia akan merasa sangat bangga, begitupun dengan timnya. Saya ingin melihatnya memegang trofi ini di masa mendatang.”

Artikel Tag: Tenis, French Open, Rafael Nadal, Casper Ruud

Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/tenis/kantongi-gelar-french-open-ke-14-berarti-banyak-bagi-rafael-nadal
698  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini