Kalah Di Tiga Final Grand Slam, Begini Perasaan Dominic Thiem

Penulis: Dian Megane
Selasa 19 Jan 2021, 15:55 WIB
Dominic Thiem kalah di tiga final Grand Slam sebelum akhirnya memenangkan gelar Grand Slam pertama dalam kariernya

Dominic Thiem ketika tampil di French Open 2020

Berita Tenis: Musim 2020 telah menjadi musim yang mengagumkan bagi Dominic Thiem setelah ia akhirnya memenangkan gelar Grand Slam pertama dalam kariernya.

Untuk pencapaian luar biasa tersebut, petenis berkebangsaan Austria menundukkan Alexander Zverev di laga lima set US Open. Hal tersebut tentu sangat mengagumkan bagi petenis peringkat 3 dunia, karena itu adalah usaha keempatnya untuk memenangkan salah satu gelar prestisius di dunia tenis.

Sebelum final US Open musim 2020, petenis peringkat 3 dunia telah melenggang ke dua final French Open dan satu final Australian Open. Sayangnya, ia kalah di ketiga final tersebut dan ia mulai bertanya-tanya kapan ia bisa memenangkan gelar Grand Slam.

“Kekalahan itu benar-benar menggerogoti saya, setelah Australian Open, hal itu sangat, sangat buruk. Di satu titik, anda akan kehabisan waktu,” aku Thiem.

Hal yang mengesankan adalah petenis berkebangsaan Austria tetap berlatih meski menelan kekalahan pahit di final Grand Slam hingga akhirnya ia bisa memenangkan salah satunya. Tetapi, hal tersebut tidak akan cukup bagi petenis peringkat 3 dunia jika ia ingin memenangkan gelar Australian Open musim 2021.

Jika petenis berusia 27 tahun memenangkan gelar tersebut, ia akan mencatatkan rekor impresif, yakni gelar Grand Slam yang paling banyak dimenangkan oleh petenis berkebangsaan Austria. Saat ini ia berbagi rekor yang sama dengan legenda tenis Austria, Thomas Muster yang mengantongi satu gelar Grand Slam dan petenis berusia 27 tahun pastinya ingin melampaui seniornya tersebut.

Selain itu, petenis yang kalah dari Novak Djokovic di final Australian Open musim 2020 juga berpeluang untuk naik ke peringkat yang lebih baik. Saat ini ia tepat berada di belakang Rafael Nadal dan dengan kemenangan di Melbourne, ia bisa mendapatkan 750 poin untuk menggantikan Nadal sebagai petenis peringkat 2 dunia.

Yang jelas, banyak pencapaian yang bisa diraih Thiem di Australian Open. Tetapi, ia harus berjuang ekstra keras karena ada banyak petenis yang akan menantangnya demi gelar tersebut. semoga, ia akan bisa mengatasi semua tantangan ketika turnamen tersebut dimulai pada 8 Februari mendatang.

Artikel Tag: Tenis, australian open, US Open, Dominic Thiem

605  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini