Kalah Banding, Novak Djokovic Dideportasi Dari Australia

Penulis: Dian Megane
Minggu 16 Jan 2022, 17:57 WIB
Novak Djokovic siap dideportasi dari Australia usai kalah banding

Novak Djokovic ketika beraksi di US Open 2021

Ligaolahraga.com -

Berita Tenis: Novak Djokovic kalah banding terhadap keputusan untuk mencabut visa memasuki Australia menyusul keputusan bulat dari pengadilan federal.

Petenis peringkat 1 dunia mengajukan aksi hukum melawan pemerintah Australia atas keputusan yang dibuat menteri imigrasi, Alex Hawke yang membatalkan visanya untuk kali kedua pada hari Jum’at (14/1).

Pada berkas hukum mereka melawan Djokovic, dikatakan bahwa membuatnya bermain di Australian Open akan menimbulkan resiko yang menyebabkan kerusuhan sipil sehubungan dengan protes anti vaksin dan kampanye Australia melawan COVID-19. Meskipun pengacara sang bintang tenis berpendapat bahwa hal yang sama akan terjadi jika ia dideportasi dari negaranya.

Dalam berkas hukum pada hari Minggu (16/1), pengadilan federal menyatakan bahwa putusan mereka hanya berdasarkan pada legalitas keputusan Hawke untuk mencabut visa Djokovic dan bukan banding terhadap keputsan itu sendiri. Ketiga hakim setuju dengan keputusan Hawke yang berarti tidak ada alasan untuk mengajukan banding.

“Perintah pengadilan adalah, satu: permohonan yang diubah telah ditolak,” ungkap Hakim Allsop. “Dua: Alasan-alasannya akan diterbitkan di kemudian hari.”

Petenis peringkat 1 dunia pertama kali tiba di Australia pada 5 Januari di mana ia ditanya petugas perbatasan di Bandara Melbourne Tullamarine. Ia belum divaksin COVID-19, tetapi mendapatkan pengecualian medis untuk bermain di Australian Open yang diberikan oleh dua panel medis independen. Tetapi hal tersebut dianggap tidak cukup kuat untuk bisa memberinya visa sehingga visanya kemudian dicabut. Setelah beberapa saat menghuni hotel karantina, tim legal sang petenis berhasil membatalkan keputusan tersebut sebelum pemerintah Australia menggunakan kekuatan eksekutif mereka dan mencabut visanya untuk kali kedua.

Kini, pengadilan federal Australia telah menganggap proses keputusan tersebut benar secara hukum yang berarti petenis berkebangsaan Serbia akan dideportasi dari Australia.

“Saya ingin membuat pernyataan singkat terkait hasil pengadilan hari ini (16/1). Saya kini akan meluangkan waktu untuk beristirahat dan memulihkan diri, sebelum membuat komentar lebih lanjut di luar ini. Saya sangat kecewa dengan keputusan menolak permohonan peninjauan kembali atas keputusan pembatalan visa saya, yang berarti saya tidak bisa tinggal di Australia dan berpartisipasi di Australian Open, saya menghormati keputusan pengadilan dan saya akan bekerja sama dengan pihak berwenang terkait keberangkatan saya dari Australia,” papar Djokovic.

“Saya merasa tidak nyaman bahwa fokus semua orang dalam beberapa pekan terakhir tertuju pada saya dan saya harap kini kita akan fokus dengan pertandingan dan turnamen yang saya cintai. Saya mengharapkan para petenis, pihak turnamen, staf, relawan, dan para penggemar yang terbaik demi turnamen itu.”

“Akhirnya saya ingin berterima kasih kepada keluarga saya, teman-teman, tim, pendukung, penggemar, dan sesama rekan petenis Serbia atas dukungan anda. Anda semua telah menjadi sumber kekuatan saya.”

Djokovic kini akan tetap di pusat detensi sampai ia dideportasi dari Australia. Kemungkinan besar ia bisa dilarang untuk memasuki Australia selama tiga tahun. Ia juga telah diperintahkan untuk membayar biaya kasus setelah ia kalah banding.

Artikel Tag: Tenis, australian open, Novak Djokovic

Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/tenis/kalah-banding-novak-djokovic-dideportasi-dari-australia
559  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini