Juarai Birmingham Classic, Ashleigh Barty Huni Peringkat 1 Dunia

Penulis: Dian Megane
Senin 24 Jun 2019, 05:17 WIB
Juarai Birmingham Classic, Ashleigh Barty Huni Peringkat 1 Dunia

Ashleigh Barty

Berita Tenis: Juara French Open musim ini, Ashleigh Barty tidak hanya mengklaim gelar keenam dalam kariernya di Birmingham Classic dengan kemenangan 6-3, 7-5 atas petenis unggulan kedelapan, Julia Goerges.

Kemenangan di final Birmingham musim ini juga mengantarkan petenis berkebangsaan Australia, Barty  menuju peringkat 1 dunia.

“Ini menjadi perjalanan yang paling menakjubkan bagi saya dan tim saya,” seru Barty.

Barty menjadi petenis putri ke-27 yang menjadi petenis peringkat 1 dunia – dan petenis putri kedua Australia setelah Evonne Goolagong Cawley – dengan kemenangan yang diperjuangkannya selama 88 menit melawan petenis berkebangsaan Jerman, Goerges yang juga menjadi pasangan ganda Barty di Birmingham musim ini.

“Saya tidak bisa memikirkan petenis yang lebih baik untuk berada di lapangan ini, di babak ini. Kami melalui pekan yang impresif di nomor tunggal dan ganda.,” ungkap Barty merujuk kepada Goerges.

Memasuki partai puncak, Barty yang telah mengklaim 11 kemenangan beruntun setelah memenangkan gelar Grand Slam pertama dalam kariernya di Roland Garros, mengamankan dua break point di game pertama set pembuka dan melesatkan enam winner dengan empat unforced error sebelum mengklaim set pertama.

“Saya hanya harus berjuang. Saya tidak memiliki pilihan lain, karena jika saya lengah, Jules pastinya akan menghukum saya. Saya harus berusaha dan mengerahkan kemampuan saya dengan lebih keras demi mengungguli rally-rally. Itu pertandingan dengan kualitas yang cukup tinggi dan ini menjadi hari yang akan selalu saya ingat,” jelas Barty.

Melakoni final nomor tunggal keduanya di grass-court, setelah berakhir sebagai runner up di Mallorca musim 2017, Goerges mengamankan dua break point di game pertama set kedua sebelum merebut keunggulan 3-0 atas petenis unggulan kedua, Barty.

Tidak terintimidasi, Barty berjuang demi menyamakan kedudukan. Kali ini, Goerges memperlihatkan kegigihannya untuk bertahan dan kembali mengamankan break point di game kesembilan. Kedua petenis tidak ada yang mau mengalah, sampai Barty mengkonversi peluang match point ketiganya.

Secara keseluruhan, Barty melesatkan 18 winner dengan 11 unforced error dan mengkonversi tiga dari tujuh peluang break point yang dihadapinya.

“Anda selalu bermimpi menjadi petenis peringkat 1 dunia ketika anda masih anak-anak, tetapi ketika hal itu menjadi nyata, sungguh luar biasa. Hal itu bahkan bukan sesuatu yang ada dalam tujuan saya. Kami mengincar untuk menembus peringkat 10 besar dan sekarang berada di posisi prestisius ini adalah penghargaan bagi orang-orang yang berada bersama saya dalam tiga musim terakhir. Kami memulainya dari bawah tanpa peringkat dan berada di posisi ini adalah pencapaian yang besar bagi saya dan tim saya,” timpal Barty.

Jadwal selanjutnya Barty adalah tampil di Eastbourne di mana ia akan menjadi petenis unggulan pertama.

Artikel Tag: Tenis, Birmingham Classic, Ashleigh barty, Julia Goerges

604  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini