Jelang Madrid Open, Naomi Osaka Berusaha Dapatkan Kembali Sentuhan Ajaibnya

Penulis: Dian Megane
Sabtu 04 Mei 2019, 20:02 WIB
Jelang Madrid Open, Naomi Osaka Berusaha Dapatkan Kembali Sentuhan Ajaibnya

Naomi Osaka terlihat berlatih di Madrid

Berita Tenis: Setelah satu pekan berlatih di clay-court yang berlokasi di Rafa Nadal Academy, Mallorca, Naomi Osaka merasa ia menemukan kembali performa yang hilang sejak kemenangannya di Australian Open awal musim ini.

Petenis unggulan pertama di Madrid Open musim ini, Osaka menyatakan bahwa ia siap kembali beraksi dan tidak mengkhawatirkan tentang cedera pada abdominal yang melandanya di Stuttgart pekan lalu.

Osaka terpaksa mengundurkan diri dari semifinal Stuttgart Open ketika menghadapi Anett Kontaveit, tetapi sekarang ia terlihat melakoni sesi latihan di Caja Magica dan menyatakan bahwa ia bebas rasa sakit.

Menargetkan gelar pertamanya di turnamen clay-court, Osaka akan membuka kampanyenya di Madrid musim ini melawan runner up musim 2016, Dominika Cibulkova.

Setelah memenangkan gelar Grand Slam keduanya secara beruntun di Australian Open musim ini, petenis berusia 21 tahun, Osaka seakan kehilangan momentumnya.

Setelah Australian Open, petenis berdarah Jepang-Haiti, Osaka pecah kongsi dengan pelatihnya, Sascha Bajin dan mengalami kekalahan di laga pembuka Dubai, babak keempat Indian Wells – di mana ia adalah juara bertahan – dan babak ketiga Miami.

Osaka pun mempekerjakan Jermaine Jenkins sebagai pelatihnya jelang turnamen di Indian Wells dan ia merasa ia kembali ke jalur yang tepat ketika tiba di Stuttgart.

“Saya pikir di Stuttgart saya bermain dengan cukup baik,” imbuh Osaka.

“Saya melakoni dua pertandingan yang benar-benar alot dan saya pikir saya mampu mendapatkan kembali sentuhan ajaib saya setelah saya tidak bisa melakukannya lagi sejak Australian Open. Pertandingan itu sebenarnya benar-benar menyenangkan, jadi saya sangat menantikan pertandingan saya selanjutnya.”

Ketiga gelar yang telah diklaim Osaka semuanya ia dapatkan dari turnamen hard-court, tetapi ia percaya bahwa ia telah berhasil menyesuaikan mentalitasnya di atas clay-court demi bersaing di Roand Garros.

“Saya pikir hal itu karena kondisi fisik saya dan juga mental. Musim lalu, saya pikir peringkat 1 dunia bisa membuat saya berkembang, dan di clay-court saya hanya harus memperpanjang poinnya atau menerima ketika saya harus berhenti menjadi agresif,” imbuh Osaka.

“Jadi, ketika saya bertanding melawan Donna Vekic di Stuttgart, saya hanya ingat ketika saya mengatakan kepada diri saya sendiri bahwa saya tidak harus menembakkan winner untuk membuatnya menjadi poin yang apik dan saya tidak harus bermain dengan sempurna untuk menang, jadi saya pikir saya mampu melakukannya.”

“Saya sedikit sedih ketika saya tidak bisa melanjutkannya, karena saya harus mundur, tetapi saya berharap saya bisa kembali memperlihatkannya di sini.”

Artikel Tag: Tenis, Madrid Open, Naomi Osaka

508  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini