Jalin Kerja Sama Cukup Lama, Stan Wawrinka Pisah Jalan Dengan Pelatih Ini

Penulis: Dian Megane
Rabu 23 Sep 2020, 14:31 WIB
Stan Wawrinka putuskan untuk akhiri kerja sama dengan pelatih Magnus Norman

Jelang French Open 2020, Stan Wawrinka malah berpisah dengan pelatihnya

Berita Tenis: Petenis yang telah mengantongi tiga gelar Grand Slam, Stan Wawrinka telah memutuskan untuk berpisah dengan pelatihnya, Magnus Norman.

Mantan petenis peringkat 3 dunia menyatakan bahwa kedua pihak telah memutuskan untuk mengakhiri kolaborasi yang telah mereka jalin selama delapan musim terakhir. Norman terakhir kali mendampingi petenis berkebangsaan Swiss di Italian Open, Roma pekan lalu ketika ia kalah pada pertandingan pembuka melawan petenis tuan rumah, Lorenzo Musetti. Masih belum jelas kapan tepatnya keputusan tersebut diambil.

“Setelah delapan musim bersama, Magnus dan saya memutuskan untuk berpisah jalan. Kami telah mencatatkan kerja sama yang sangat tangguh, sangat dinikmati, dan penuh kesuksesan. Kami mencapai puncak olahraga ini bersama-sama dan saya ingin berterima kasih kepadanya telah membantu saya memenangkan semua hal yang pernah saya impikan untuk saya menangkan,” tulis Wawrinka melalui Instagram.

Pelatih yang berusia 44 tahun, Norman merupakan mantan petenis peringkat 2 dunia yang pernah melaju ke final French Open musim 2000. Di sepanjang kariernya sebagai pelatih, ia membimbing juara US Open musim 2016 mencatatkan sejumlah prestasi dalam kariernya, termasuk 13 gelar turnamen ATP dan tiga di antaranya merupakan tiga gelar Grand Slam. Bahkan ia mendapatkan pengakuan setelah memenangkan penghargaan pelatih terbaik pada musim 2016.

“Ia telah menjadi pelatih yang hebat, teman, sekaligus mentor, dan selalu menjadi teman baik saya,” tambah Wawrinka.

“Secara publik, saaya ingin berterima kasih atas semua kerja keras, dedikasi, dan komitmennya dalam usaha membantu saya menjadi petenis yang lebih baik selama bermusim-musim. Memenangkan tiga gelar Grand Slam telah menjadi pengalaman yang mengubah hidup saya dan saya tidak bisa melakukannya tanpa dirinya. Saya mengharapkan semua hal terbaik baginya di babak selanjutnya dari kehidupannya.”

Keputusan tersebut diambil petenis peringkat 17 dunia hanya beberapa waktu sebelum French Open musim ini dimulai. Ia telah berlatih di clay-court dalam beberapa pekan terakhir setelah memutuskan untuk tidak berkompetisi di US Open. Ia malah memilih untuk melakoni sejumlah ajang Challenger dan memenangkan sebuah gelar di Praha bulan lalu. Pada musim 2020 ia telah mencatatkan 15-3.

Masih belum jelas siapa yang akan menggantikan Norman dalam tim Wawrinka.

Artikel Tag: Tenis, French Open, Stan Wawrinka

552  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini