Jadi Petenis Terhebat Yang Pernah Ada, Ini Pandangan Novak Djokovic

Penulis: Dian Megane
Senin 12 Jul 2021, 17:52 WIB
Novak Djokovic makin kukuhkan diri sebagai salah satu petenis terhebat usai juarai Wimbledon 2021

Novak Djokovic pamerkan gelar Wimbledon keenam dalam kariernya kepada para penggemar di luar lapangan

Ligaolahraga.com -

Berita Tenis: Siapakah petenis terhebat sepanjang masa di antara Novak Djokovic, Roger Federer, dan Rafael Nadal setelah kini ketiga petenis mengantongi 20 gelar Grand Slam?

Bisa dipahami ketika petenis berkebangsaan Serbia mendapatkan pertanyaan seperti itu setelah mengalahkan Matteo Berrettini di final Wimbledon musim 2021 yang menjadi gelar ke-20 petenis berkebangsaan Serbia di turnamen bergengsi.

“Saya mempertimbangkan diri saya sebagai salah satu yang terbaik dan saya percaya saya petenis terbaik, jika tidak, saya tidak akan berbicara dengan percaya diri tentang memenangkan Grand Slam dan menorehkan sejarah,” aku Djokovic.

“Tetapi apakah saya petenis terbaik sepanjang masa atau tidak, saya menyerahkan perdebatan itu kepada orang lain. Saya mengatakan sebelumnya, sangat sulit untuk membandingkan era tenis. Tetapi saya sangat terhormat bisa menjadi perdebatan itu.”

Petenis peringkat 1 dunia kini telah mengantongi tiga gelar Grand Slam pertama pada musim ini dan hanya tinggal gelar US Open sebelum dirinya menjadi petenis putra kedua di Open Era yang memenangkan keempat gelar bergengsi tersebut dalam satu musim (Rod Laver, 1969).

Namun, petenis berkebangsaan Serbia tidak selalu sedominan itu. Ia kalah tujuh kali di 13 final Grand Slam pertamanya dengan kekalahan tersebut ia alami usai melawan Nadal, Federer, atau Andy Murray. Ia tidak mampu memaksakan set kelima di ketujuh kekalahan tersebut.

“Saya kalah dalam beberapa final ketika saya merasa saya sudah dekat untuk memenangkannya, tetapi malah sebaliknya. Seperti yang Michael Jordan katakan, ‘Saya gagal, saya gagal, saya gagal, dan itulah mengapa saya sukses pada akhirnya,” tambah Djokovic yang kini mengantongi enam gelar Wimbledon.

Petenis berusia 34 tahun mengungkapkan bahwa pertarungan berkala yang ia hadapi di lapangan adalah tetap berada di masa sekarang dan tidak membiarkan benaknya memikirkan hal yang telah lalu atau melihat terlalu jauh ke depan.

Selama final Wimbledon musim ini, petenis peringkat 2 dunia cukup memikirkan pencapaian bersejarah pada pundaknya dan bahkan membiarkan set pertama menjadi milik Berrettini. Tetapi ia tidak pernah panik dan memperlihatkan beberapa emosi sampai set keempat ketika ia berhasil mengatasi pertandingannya.

Karena kesuksesannya, petenis berkebangsaan Serbia seringkali ditanya tentang mengejar sejarah di setiap turnamen yang ia lakoni. Awal musim ini, ia mematahkan rekor Federer sebagai petenis yang menghabiskan pekan paling banyak sebagai petenis peringkat 1 dunia dan kini ia menyamai pencapaian Federer dan Nadal sebagai petenis putra dengan gelar bergengsi terbanyak. Tetapi bahkan dirinya tidak selalu merasa yakin bahwa ia bisa mencapai prestasi tersebut.

“Saya mungkin mulai memikirkan tentang mencapai rekor gelar Grand Slam terbanyak, pekan terbanyak di peringkat 1 dunia, sekitar dua atau tiga musim lalu. Sebelum itu, tampaknya sedikit di luar jangkauan saya,” tutur Djokovic.

“Saya selalu percaya bahwa saya bisa memainkan permainan terbaik di Grand Slam dan memberi diri saya peluang terbaik untuk memenangkan turnamen sebesar itu karena saya tahu hal yang saya bisa lakukan. Saya tahu saya memiliki permainan komplit yang telah terbukti sukses sebelumnya di semua permukaan lapangan.”

“Tetapi baru dua musim setengah atau tiga musim terakhir saya mulai menyadari bahwa saya sebenarnya bisa mencapai rekor pekan terbanyak di peringkat 1 dunia dan rekor gelar Grand Slam.”

Untuk Olimpiade, Djokovic menyatakan masih 50-50. Tetapi apa pun pilihannya, petenis yang telah mengantongi 85 gelar memahami bahwa ia memiliki peluang untuk bergabung dengan Laver sebagai petenis putra kedua di Open Era yang memenangkan keempat gelar bergengsi kurang dari dua bulan lagi. Ia telah memenangkan delapan dari 12 gelar turnamen bergengsi terakhir dan akan sangat difavoritkan di US Open musim ini.

Artikel Tag: Tenis, wimbledon, Novak Djokovic, Matteo Berrettini, Roger Federer, Rafael Nadal

Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/tenis/jadi-petenis-terhebat-yang-pernah-ada-ini-pandangan-novak-djokovic
652  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini