Intip 16 Gelar Grand Slam Rafael Nadal

Penulis: Dian Megane
Senin 11 Sep 2017, 16:42 WIB
Intip 16 Gelar Grand Slam Rafael Nadal

Rafael Nadal

Ligaolahraga.com -

Berita Tenis: Usai mengandaskan Kevin Anderson tiga set langsung di final US Open musim ini, Rafael Nadal sukses mengantongi gelar Grand Slam ke-16. Mari kita lihat sejarah perjalanan Grand Slam Nadal setelah kemenangannya di US Open musim ini.

Kita akan lihat prestasi Nadal untuk menjelaskan mengapa Nadal adalah salah satu petenis terbaik setelah kemenangan terbarunya di Flushing Meadows, New York.

Sensasi sebagai petenis remaja

Pada tahun 2003, di usianya yang baru menginjak usia 16 tahun, Nadal menjadi petenis putra termuda yang lolos ke babak ketiga Wimbledon sejak Boris Becker tahun 1984.

Gelar French Open pertama – 2005

Pada tahun 2005, Nadal mengalahkan Mariano Puerta di final dan mengawali dominasinya di Roland Garros. Di usianya yang baru 19 tahun, Nadal menjadi petenis remaja pertama yang memenangkan gelar Grand Slam sejak Pete Sampras memenangkan US Open tahun 1990.

Dinasti Rafa-Fed – 2006

Nadal mematahkan catatan rekor Guillermo Vilas yang mencatatkan 53 kemenangan pertandingan di atas clay-court dengan memenangkan pertandingan babak pertama di French Open. Ia juga melenggang ke final keduanya secara beruntun dan menjadi petenis pertama yang mengalahkan Roger Federer di final Grand Slam tahun 2006.

Cetak hattrick – 2007

Petenis berusia 21 tahun, Nadal menjadi petenis putra pertama sejak Bjorn Borg tahun 1980 yang memenangkan tiga gelar French Open secara beruntun. Ia juga memupuskan harapan Federer untuk menjadi petenis putra ketiga dalam sejarah yang bisa memenangkan keempat Grand Slam.

Tak terkalahkan – 2008

Nadal kembali mengalahkan Federer di final French Open dan memenangkannya tanpa kehilangan set – petenis putra ketiga yang melakukannya di Open Era setelah Ilie Nastase dan Borg.

Gelar Wimbledon pertama – 2008

Federer kembali telan kekalahan pahit setelah Nadal merebut gelar Wimbledon pertamanya  melalui laga lima set.

Emas bagi Spanyol – 2008

Tahun yang gemilang ditutup dengan medali emas di Olimpiade Beijing setelah mengalahkan Fernando Gonzalez dengan tiga set.

Raja Melbourne – 2009

Ia menjadi petenis pertama yang memenangkan tiga gelar Grand Slam di tiga lapangan berbeda di waktu yang sama ketika ia memenangkan Australian Open dengan lima set, lagi-lagi menang atas Federer.

Kekalahan mengejutkan – 2009

Secara mengejutkan Nadal mengalami kekalahan dari Robin Soderling di French Open. Itu adalah kekalahan pertamanya di Paris.

Balas dendam manis – 2010

Setahun kemudian, Nadal membalaskan kekalahannya dari Soderling, tetapi kali ini di final untuk gelar French Open kelimanya. Ia juga mengklaim kembali peringkat 1 dunia untuk kali pertama sejak Juli 2009.

Rafa kuasai Grand Slam grass-court – 2010

Kesuksesan di Roland Garros diikuti dengan gelar keduanya di Wimbledon setelah menang tiga set langsung atas Tomas Berdych.

Karier Slam – 2010

Tahun yang gemilang diakhiri dengan melengkapi karier Grand Slam setelah mengalahkan Novak Djokovic di Flushing Meadows.

Semakin menghukum Federer – 2011

Nadal memenangkan gelar French Open keenamnya setelah lagi-lagi mengalahkan Federer.

Tujuh yang luar biasa – 2012

Di tahun 2012, ia melampaui rekor Borg untuk menjadi petenis paling sukses dalam sejarah French Open dengan gelar ketujuhnya dan memupuskan harapan Djokovic untuk menjadi petenis putra pertama sejak Rod Laver tahun 1969 untuk memangku keempat gelar Grand Slam.

Delapan yang hebat – 2013

Trofi Coupe des Mousquetaires kembali ke pelukan Nadal setelah kemenangan tiga set langsung atas David Ferrer, tetapi tempat di final ia dapatkan dengan perjuangan ekstra keras ketika ia mengalahkan Djokovic dengan 6-4, 3-6, 6-1, 6-7, 9-7 yang berlangsung selama 4 jam 37 menit.

Hadiah besar di AS – 2013

Pada bulan September, ia mengantongi gelar US Open untuk kali kedua setelah menang empat set dari Djokovic.

Kemenangan ke-14 – 2014

Raja clay-court memenangkan gelar French Open kesembilan dan mencatatkan kemenangan kelima secara beruntun atas Djokovic dengan empat set.

La Decima di Roland Garros – 2017

Puasa gelar Grand Slam Nadal berakhir dengan penampilan brilian melawan Stan Wawrinka di final French Open dan hebatnya, Nadal memenangkannya tanpa kehilangan satu set pun.

Gelar ke-16 yang begitu manis – 2017

Nadal yang tanpa ampun terbukti terlalu tangguh bagi Kevin Anderson ketika Nadal mengklaim gelar Grand Slam ke-16 di US Open dengan tiga set langsung.

 

 

 

 

 

Artikel Tag: Tenis, australian open, French Open, wimbledon, US Open, Rafael Nadal, Roger Federer, Novak Djokovic, tomas berdych, Stan Wawrinka, Kevin Anderson

Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/tenis/intip-16-gelar-grand-slam-rafael-nadal
2672  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini