Ini Petenis Yang Paling Banyak Kalahkan Roger Federer

Penulis: Dian Megane
Jumat 01 Jan 2021, 12:30 WIB
Roger Federer tertinggal 23-27 melawan Novak Djokovic

Roger Federer usai lakoni final Wimbledon 2019 lawan Novak Djokovic

Berita Tenis: Petenis yang telah memenangkan 20 gelar Grand Slam, Roger Federer tanpa diragukan adalah salah satu nama terbesar dalam sejarah dunia tenis,

Jadi, pertanyaan tentang petenis yang sering mengalahkannya acapkali terbersit dalam benak para penggemar.

Unggul dengan 27-23 setelah bertemu 50 kali, petenis yang mengoleksi 17 gelar Grand Slam, Novak Djokovic adalah jawabannya. Petenis peringkat 1 dunia telah merebut 13 gelar dari 19 final yang ia lakoni melawan juara Australian Open musim 2018. Tanpa diragukan, hal tersebut tentunya menjadi pencapaian yang luar biasa melawan salah satu petenis terbaik sepanjang masa.

Rivalitas Federer dan Djokovic telah memperlihatkan sejumlah tontonan paling memikat di dunia tenis. Di setiap pertandingan yang mereka lakoni, keduanya menghasilkan performa yang tidak mudah untuk dilupakan.

Rivalitas mereka dimulai di babak pertama Monte Carlo Open musim 2006 yang dimenangkan petenis berusia 39 tahun. Menariknya, bintang tenis Swiss di satu titik pernah unggul cukup jauh (13-6) melawan juara Australian Open musim 2020, tetapi bintang tenis Serbia dengan cepat mengejar ketertinggalan bahkan menyamakan kedudukan menjadi 22-22 pada akhir musim 2015.

Pada musim 2015, kedua petenis berhadapan satu sama lain di tujuh final dan petenis yang musim 2020 hanya tampil di Australian Open, hanya bisa memenangkan satu di antaranya. Mereka juga menjadi dua petenis yang pernah mengalahkan satu sama lain di setiap Grand Slam dan mereka juga telah bertemu satu sama lain di setiap turnamen Masters 1000.

Di semifinal US Open musim 2010, Djokovic mengamankan empat match point untuk mengawali dominasinya melawan bintang tenis Swiss. Dari musim 2018 sampai Australian Open musim 2020, petenis peringkat 1 dunia memenangkan empat dari lima pertemuan mereka.

Di Wimbledon musim 2019, keduanya melakoni final Wimbledon terpanjang yang pernah terjadi dan petenis peringkat 1 dunia memenangkannya setelah berada di ujung jurang kekalahan.

Ketika mencari rival lain dari petenis peringkat 5 dunia, maka Rafael Nadal tidak bisa diabaikan. Meskipun petenis peringkat 2 dunia tidak menjadi petenis yang paling banyak mengalahkannya, bintang tenis Spanyol memegang presentase kemenangan yang lebih baik.

Keduanya telah bertemu sebanyak 40 kali, termasuk 24 kali di final dan 12 kali di semifinal, dan Nadal memenangkan 24 dari 40 pertemuan tersebut.

Pertandingan mereka yang paling menyedihkan adalah pertemuan mereka di final Australian Open musim 2009, ketika petenis berusia 39 tahun begitu patah hati setelah kalah di pertandingan tersebut. Tetapi, rasa hormat di antara kedua petenis benar-benar patut diacungi jempol dan hal tersebut terlihat sepenuhnya di final tersebut.

Selama ketiga petenis belum pensiun dari dunia tenis, para petenis akan terus menyaksikan pertandingan memukau mereka dan menjadi suatu kehormatan bagi para penggemar untuk melihat tidak hanya satu, tetapi tiga juara sejati di dunia tenis.

Pada akhir musim 2020, Federer, Nadal, dan Djokovic bertanggung jawab atas kemenangan 57 dari 69 Grand Slam terakhir. Hanya waktu yang akan mengungkapkan kapan dominasi tersebut akan berakhir.

Artikel Tag: Tenis, australian open, Roger Federer, Novak Djokovic, Rafael Nadal

3322  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini