Ini Pelajaran Berharga Yang Tsitsipas Petik Selama Pandemi COVID-19

Penulis: Dian Megane
Selasa 15 Des 2020, 21:14 WIB
Stefanos Tsitsipas tetap bertahan di musim 2020 yang penuh ketidakpastian

Stefanos Tsitsipas ketika tampil di ATP Finals 2020

Berita Tenis: Kalender 2020 terlewati dengan pelajaran keras bagi seluruh penjuru dunia dan membuka sudut pandang baru, tidak terkecuali bagi Stefanos Tsitsipas.

Sementara banyak pihak berdamai dengan keluarga dan lingkungan sekitar, pihak lain mengenang kembali mimpi yang terlupakan ketika mereka masih anak-anak. Petenis berkebangsaan Yunani mengunggah ciutan tentang mempelajari emosi paling manusiawi di tengah-tengah pandemi COVID-19.

Mempertimbangkan situasi di seluruh penjuru dunia, pertarungan melawan virus mematikan tersebut sampai saat ini masih jauh dari kata berakhir. Tetapi, dunia tenis telah beradaptasi dengan kondisi tersebut dan secara ketat berusaha untuk membuatnya lebih aman bagi setiap pihak yang terlibat.

Australian Open musim 2021 juga diberitakan memiliki regulasi yang ketat demi meningkatkan moral para petenis.

Selain itu, penetapan lockdown dan kewajiban karantina selama dua pekan sebelum setiap turnamen telah menantang kesabaran setiap petenis. Tetapi pada akhirnya, petenis berusia 22 tahun mencatatkan 29-14 setelah berkompetisi di sepanjang musim 2020.

Ada daftar panjang dari para petenis yang akhirnya memutuskan pensiun karena bermain di kondisi yang menyulitkan seperti saat ini. Tetapi sejumlah petenis kenamaan dunia masih bertahan demi berkontribusi terhadap olahraga yang mereka cintai. Hampir mirip dengan petenis lain, petenis peringkat 6 dunia menyadari bagian penting dengan menjadi manusia.

“Jika ada satu hal yang pandemi ini ajarkan kepada saya, itu adalah fokus kepada orang lain dan memperlihatkan kasih sayang,” tulis Tsitsipas.

Memberi kembali kepada komunitas telah memainkan peran krusial selama pandemi ini berlangsung.

Sementara itu, juara ATP Finals musim 2019 juga harus memulihkan diri dari cedera kaki setelah melakoni laga menantang melawan petenis peringkat 1 dunia, Novak Djokovic di semifinal French Open musim 2020.

Setelah gagal mempertahankan gelar ATP Finals di London musim 2020, petenis berkebangsaan Yunani mulai menjalani pemulihan demi kembali berkompetisi pada musim mendatang.

Dipertimbangkan sebagai petenis yang sangat berbakat, sampai saat ini petenis yang gagal melampaui fase grup ATP Finals musim 2020, telah melaju ke semifinal Grand Slam dalam dua kesempatan.

Musim yang tidak terduga ini tidak hanya membantu petenis berkebangsaan Yunani mendapatkan pelajaran tentang hidup, tetapi memberinya waktu yang cukup untuk memulihkan diri.

Bertekad untuk semakin membaik, petenis berusia22 tahun akan menjadi salah satu petenis yang layak disaksikan di Australian Open musim 2021.

Di Australian Open musim 2019, Tsitsipas melaju ke semifinal (kalah dari Rafael Nadal) dan di babak keempat ia bahkan mengalahkan Roger Federer. Tetapi pada musim 2020, ia gagal di babak ketiga melawan Milos Raonic. Akankah musim mencatang akan menjadi musim yang meyakinkan bagi petenis berkebangsaan Yunani?

Artikel Tag: Tenis, australian open, ATP Finals, Stefanos Tsitsipas

622  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini