Incar Medali Kedua, Kei Nishikori Merasa Beruntung Olimpide Ditunda

Penulis: Dian Megane
Kamis 17 Des 2020, 19:28 WIB
Kei Nishikori klaim medali perunggu Olimpiade tahuun 2016 usai kalahkan Rafael Nadal

Kei Nishikori ketika memenangkan medali perunggu Olimpiade di Rio De Janeiro tahun 2016

Berita Tenis: Semua turnamen tenis pada musim 2020 sangat terganggu, sehingga petenis berkebangsaan Jepang, Kei Nishikori memiliki banyak waktu luang.

Petenis peringkat 41 dunia menggunakan sedikit dari banyak waktunya dengan mengunjungi panti asuhan dan mendistribusikan masker AIRism keluaran Uniqlo. Saat COVID-10 menyebar ke seluruh dunia, masker menjadi hal yang sangat penting, sehingga petenis berkebangsaan Jepang pun membagikan beberapa di antaranya.

Di panti asuhan, runner up US Open musim 2014 juga berinteraksi dengan anak-anak yang menanyainya banyak pertanyaan. Salah satunya terkait Olimpiade yang juga harus ditunda sampai tahun 2021.

“Saya berencana untuk menghadirinya. Tetapi saya cedera. Jadi, itu penundaan keberuntungan bagi saya. Untuk tahun depan, saya pikir masih cukup berat bagi semua orang, tetapi ketika COVID-19 lebih sedikit tenang, kita semua mengincar untuk tampil di Olimpiade,” jawab Nishikori.

Akibat pandemi COVID-19 dan cedera yang ia alami, petenis yang mengawali musim 2020 pada bulan September di Kitzbuhel, tidak bisa melakoni terlalu banyak turnamen pada musim 2020.

Selain itu, di turnamen yang ia lakoni, petenis berusia 30 tahun tidak tampil dengan begitu baik dan peringkatnya pun merosot. Ia saat ini menghuni peringkat 41 dunia, jauh dari peringkat yang ia inginkan ketika satu kali ia pernah menduduki peringkat 4 dunia.

Memasuki musim 2021, petenis yang memenangkan medali perunggu Olimpiade di Rio de Janeiro tahun 2016, akan berharap untuk kembali memenangkan turnamen demi meningkatkan peringkatnya. Ia belum mengungkapkan turnamen mana yang akan ia lakoni, tetapi satu turnamen yang pastinya tidak mungkin akan ia lewatkan adalah Australian Open.

Australian Open merupakan Grand Slam pertama pada musim 2021 dan jika Nishikori memenangkannya, ia akan mendapatkan 2.000 poin dan berpeluang menjadi petenis peringkat 10 dunia.

Namun tugas tersebut tentu menjadi tugas yang berat karena ia belum pernah memenangkan gelar Grand Slam, tetapi ia masih memiliki peluang untuk memenangkan salah satunya.

Selain itu, jika Nishikori bisa memenangkan Australian Open, ia akan menjadi petenis yang difavoritkan di Olimpiade yang akan digelar di rumahnya sendiri, Tokyo pada Agustus tahun depan.

Artikel Tag: Tenis, olimpiade, australian open, Kei Nishikori

675  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini