Impresif Di US Open, Karen Khachanov Berharap Bisa Percaya Diri Di Astana

Penulis: Dian Megane
Senin 03 Okt 2022, 22:38 WIB
Usai US Open, Karen Khachanov berharap bisa lebih percaya diri di Astana

Karen Khachanov ketika lakoni sesi latihan di Astana musim 2022

Ligaolahraga.com -

Berita Tenis: Petenis yang memenangkan medali perak Olimpiade Tokyo 2020, Karen Khachanov berusia 21 tahun dan menghuni peringkat 48 dunia ketika musim 2018 dimulai.

Salah satu tanda pertama ketika ia mulai bangkit terlihat di Marseille, di mana ia mengalahkan Tomas Berdych dan Lucas Pouille – kedua petenis merupakan petenis peringkat 20 besar – dalam perjalanan memenangkan gelar kedua dalam kariernya. Hasil gemilang mengikuti setelah ia lolos ke babak keempat French Open dan Wimbledon serta menjadi semifinalis di Toronto.

Lompatan cukup jauh terjadi pada musim gugur ketika ia memenangkan gelar di Moskow dan gelar terbesar dalam kariernya sampai saat ini, gelar Masters di Paris. Tiga kemenangan terakhir yang ia kantongi di Paris Masters musim 2018 datang dengan melawan petenis peringkat 5 dunia, Alexander Zverev; petenis peringkat 8 dunia, Dominic Thiem; dan di final, petenis peringkat 2 dunia, Novak Djokovic.

Ia pun menjadi petenis non unggulan pertama yang memenangkan gelar Masters sejak David Nalbandian 11 musim lalu. Ia menyelesaikan musim 2018 dengan mengantongi 46 kemenangan dan menjadi petenis pengganti pertama di ATP Finals serta menghuni peringkat 11 dunia.

“Sejujurnya, saya tidak tahu,” jawab Khachanov bagaimana ia meraih pencapaian pada musim 2018. “Kadang-kadang beberapa hal terjadi tanpa bisa anda prediksi. Saya melalui perjalanan yang luar biasa menuju akhir musim 2018. Karena satu hasil positif, anda bisa menembus peringkat 10 besar.”

Dan meskipun ia naik ke peringkat 8 dunia pada musim setelahnya, empat musim sejak musim gebrakan tersebut – dengan pengecualian medali perak Olimpiade Tokyo – ia belum bisa memperlihatkan performa yang sama. Tetapi ada tanda-tanda ketika ia bertemu Maxime Cressy di babak pertama Astana Open, para penggemar mungkin akan mulai melihat ia memperlihatkan level permainan tersebut.

Pada musim 2022 ketika ia telah mengantongi 31 kemenangan, momen terbaiknya sampai saat ini adalah di US Open. Tampil untuk kali kedelapan, ia mendapatkan pencapaian terbaik di Grand Slam sampai saat ini dengan melenggang ke semifinal US Open.

“Saya berharap, tentunya, meraih kesuksesan dan mengangkat trofi kemenangan,” aku Khachanov. “Semakin jauh anda melangkah, semakin anda percaya bahwa anda bisa melakukannya.”

Ia selalu memiliki servis dan forehand yang bisa diandalkan. Di US Open, ia menggunakan keduanya demi menyebabkan kehancuran bagi lawan, kepercayaan diri yang ia perlihatkan empat musim lalu pun tampak kembali.

“Kepercayaan diri, pastinya hal yang sangat menarik. Itu hal yang paling penting. Anda bisa mempercayai diri anda sendiri bahwa anda bisa melakukannya, tetapi begitu anda mencapai hasil tersebut, itu hal sebenarnya yang bisa anda rasakan,” tukas Khachanov.

Khachanov harus merasakannya di Astana Open, Kazakhstan. Ia naik 13 peringkat setelah US Open dan menghuni peringkat 18 dunia. Ia dijadwalkan bermain di Astana, lalu Antwerp, Wina, dan Paris.

“Saya pikir selangkah demi selangkah saya terus berkembang dan meningkatkan permainan saya. Dan saya pikir saya saat ini petenis yang lebih baik daripada saya empat musim lalu. Pada akhirnya, hasil-hasil pertandingan tidak memperlihatkan itu. Tetapi, mudah-mudahan dalam perjalanan yang cukup panjang, hal itu akan tampak,” papar Khachanov.

Artikel Tag: Tenis, Astana Open, US Open, Karen Khachanov

Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/tenis/impresif-di-us-open-karen-khachanov-berharap-bisa-percaya-diri-di-astana
755  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini