Iga Swiatek Terpaksa Karantina Diri Usai Kontak Langsung Dengan Sosok Ini

Penulis: Dian Megane
Sabtu 24 Okt 2020, 21:54 WIB
Berlatar belakang Menara Eiffel, Iga Swiatek berpose dengan trofi French Open 2020

Iga Swiatek setelah memenangkan French Open 2020 beberapa pekan lalu

Berita Tenis: Petenis peringkat 17 dunia, Iga Swiatek akan mengkarantinadiri selama beberapa hari ke depan setelah Presiden Polandia, Andrzej Duda positif terpapar COVID-19.

Juara French Open musim ini bertemu presiden Polandia beberapa hari yang lalu setelah mencapai momen olahraga bersejarah bagi Polandia.

Setelah menjadi petenis Polandia pertama yang memenangkan gelar Grand Slam nomor tunggal, ucapan selamat sudah jelas mengalir deras dan dipastikan kehidupan petenis berusia 19 tahun akan mendapatkan perhatian banyak pihak, tidak terkecuali dari orang nomor wahid di Polandia.

Namun pagi ini (24/10) waktu setempat, petenis berusia 19 tahun mengumumkan bahwa ia akan menjalani karantina diri setelah melakukan kontak langsung dengan presiden Polandia yang positif terpapar COVID-19.

Dalam pernyataan yang ia ungguh melalui Twitter, Swiatek menuliskan, “Baik saya maupun anggota tim saya tidak memperlihatkan gejala terinfeksi COVID-19.”

“Kami akan menjalani tes secara teratur. Sesuai prosedur yang berlaku, kami akan melakukan karantina. Kami akan mengulangi tes dalam tiga hari. Kami harap anda tetap sehat, jaga diri anda.”

Meski hasil tes yang telah ia jalani menunjukkan hasil negatif sejauh ini, periode inkubasi adalah 10 hari, sehingga juara French Open musim ini harus mengkarantina diri sampai saat itu.

Walau ia harus mengkarantina diri, ia masih memiliki berita menyenangkan setelah ia bisa bertemu idolanya sekaligus juara French Open musim ini, Rafael Nadal melalui zoom, sambil membicarakan tentang persiapannya menuju musim 2021 dan memenangkan French Open.

Kegembiraan terlihat dalam ciutan yang ia unggah melalui Twitter, “OMGGG, saya baru bertemu @RafaelNadal secara online (maaf untuk foto yang kurang begitu bagus haha) #dreamcometrue.”

Memenangkan gelar Grand Slam adalah hadiah terbesar bagi seorang petenis. Tetapi, perjuangan untuk memenangkannya harus mengorbankan fisik maupun mental sang petenis. Swiatek dan Nadal benar-benar membutuhkan istirahat untuk mengisi kembali energi mereka sebelum kembali turun di turnamen selanjutnya.

Tanpa diragukan, Swiatek akan sangat bersemangat untuk bertemu Nadal di Grand Slam awal musim 2021, Australian Open karena ia tentu mengincar untuk menambah koleksi gelar Grand Slam.

Artikel Tag: Tenis, French Open, Iga Swiatek, Rafael Nadal

1805  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini