Iga Swiatek Tak Terlalu Berambisi Dengan Olimpiade Di Tokyo

Penulis: Dian Megane
Rabu 14 Apr 2021, 12:04 WIB
Masih sangat muda, Iga Swiatek merasa memiliki peluang lain untuk berpartisipasi di Olimpiade yang akan datang

Iga Swiatek ketika beraksi di Miami Open 2021

Berita Tenis: Petenis berkebangsaan Polandia, Iga Swiatek buka-bukan tentang apakah pikiran dan fokusnya telah mengarah terhadap Olimpiade pertama dalam kariernya.

Dalam percakapan melalui Instagram bersama peski, Mikaela Shiffrin, petenis berusia 19 tahun mengungkapkan bahwa ia belum memikirkan tentang ajang multi olahraga di Tokyo, karena kalender tenis turnamen WTA sudah cukup padat dan ia tidak ingin kehilangan fokus dari sejumlah turnamen bergengsi.

Petenis peringkat 16 dunia sukses mengantongi gelar Grand Slam untuk kali pertama dalam kariernya di French Open musim lalu (mengalahkan Sofia Kenin), sehingga menjadikannya petenis pertama dari negaranya yang berhasil mencatatkan prestasi tersebut.

Petenis berusia 19 tahun juga menjadi petenis putri termuda sejak Monica Seles yang memenangkan gelar French Open.

Juara di Adelaide musim 2021 menyatakan bahwa targetnya saat ini adalah mempertahankan gelar French Open dan mengincar kejayaan di Wimbledon.

“Kami memiliki begitu banyak turnamen. Ada French Open, Wimbledon, dan jadwal ini begitu padat sehingga saat ini saya tidak bisa benar-benar memikirkan tentang ajang olahraga bergengsi di Tokyo,” jelas Swiatek.

Petenis peringkat 16 dunia menambahkan bahwa meskipun ia bersemangat untuk berpartisipasi di ajang olahraga terbesar pertama dalam kariernya, ia tidak ingin membawa beban berat pada pundaknya di ajang olahraga bergengsi tersebut.

Meskipun petenis berusia 19 tahun pernah berpartisipasi di Olimpiade Remaja sebelumnya, bermain demi satu bendera di Olimpiade musim panas akan menjadi pengalaman yang tidak tertandingi.

“Itu akan menjadi Olimpiade pertama saya. Saya pernah berpartisipasi di ajang tersebut untuk kategori remaja, tetapi ajang di Tokyo akan selalu berbeda. Saya tidak memiliki harapan apa pun, karena itu turnamen yang berbeda, dengan sensasi yang berbeda,” tutur Swiatek.

Ia juga menyatakan bahwa meskipun ia berharap bisa bermain dengan baik di Tokyo, musim ini adalah musim yang cukup berat dan apa pun bisa terjadi. Bahkan jika ia gagal menghidupkan harapannya di Tokyo, ia akan mendapatkan peluang lain demi menebus hal tersebut di ajang olahraga empat tahun sekali yang akan datang, bahkan berharap bahwa cabang olahraga tenis akan digelar di clay-court.

“Itu lapangan favorit saya, jadi, bahkan jika di Tokyo saya tidak tampil sebaik mungkin, saya akan mendapatkan peluang lain,” timpal Swiatek yang menambahkan bahwa ia maksimal bisa melakoni empat Olimpiade, tetapi ia masih cukup muda. Ajang olahraga tersebut berikutnya akan digelar pada tahun 2024 di Paris dan petenis berusia 19 tahun akan menyambut peluangnya di clay-court.

Artikel Tag: Tenis, French Open, olimpiade, Iga Swiatek

660  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini