Iga Swiatek Siap Bersaing Demi Perebutkan Gelar Italian Open

Penulis: Dian Megane
Minggu 16 Mei 2021, 17:40 WIB
Iga Swiatek [kanan] lolos ke partai puncak Italian Open 2021

Iga Swiatek [kanan] dan Cori Gauff [kiri] usai lakoni semifinal Italian Open 2021

Berita Tenis: Pada laga yang mempertemukan dua petenis muda dengan peringkat terbaik, Iga Swiatek sukses menumbangkan Cori Gauff di semifinal Italian Open, Roma musim 2021.

Petenis unggulan kelima berjuang keras melumpuhkan petenis AS, Gauff dengan 7-6, 6-3 demi membukukan satu tempat di final Italian Open.

Petenis berkebangsaan Polandia mengawali hari Sabtu (15/5) dengan tugas menantang setelah laga perempatfinal baru dimulai dan prospek laga semifinal telah menantinya beberapa jam kemudian jika ia berhasil melalui perempatfinal.

Namun, juara French Open musim 2020 berhasil melalui ujian tersebut setelah mengeleminasi petenis yang telah dua kali menjuarai Italian Open, Elina Svitolina di perempatfinal sebelum menumbangkan petenis peringkat 35 dunia, Gauff dalam waktu 1 jam 46 menit.

“Saya seperti merasa masih termotivasi. Sungguh sulit untuk dijelaskan, karena adrenalinnnya masih ada,” seru Swiatek tentang hari Sabtu yang cukup sibuk.

“Saya masih cukup muda, jadi, saya benar-benar berharap saya akan siap untuk pertandingan selanjutnya.”

“Saya merasa begitu prima. Ada perbedaan besar antara pertandingan-pertandingan saya sebelumnya dengan kali ini,” tambah petenis berkebangsaan Polandia yang mengamankan dua match point di babak 16 besar melawan Barbora Krejcikova.

“Saya bisa mengalahkan Elina, sehingga hal itu memperlihatkan bahwa permainan saya masih ada, saya siap untuk menghadapi siapa pun. Hal itu memberi saya suntikan kepercayaan diri.”

Pada pertemuan pertama antara kedua petenis di turnamen WTA, pertandingan berkualitas tinggi mereka suguhkan setelah keduanya menyelesaikan pertandingan dengan perbedaan winner dan unforced error yang cukup positi. Petenis berkebangsaan Polandia mencatatkan 25 winner dengan 16 unforced error, sementara petenis berusia 17 tahun, Gauff menghasilkan 33 winner dengan 32 unforced error.

“Selalu menyulitkan bertanding melawan petenis yang masih muda, terutama ketika saya tidak terbiasa dengan hal itu, karena saya selalu menjadi petenis yang termuda,” aku Swiatek.

“Saya hanya mencoba untuk mendapatkan energi dengan level tinggi, meskipun itu pertandingan kedua saya (di hari yang sama). Saya juga merasa cukup baik dalam pengembalian. Saya tahu senjata andalannya adalah servis, jadi saya mencoba untuk menggunakannya. Dan secara taktik, saya melakukan semuanya dengan benar-benar baik.”

Kini, Swiatek mengisi satu tempat terakhir di final Italian Open dan akan melawan Karolina Pliskova, juara Italian Open musim 2019 dan runner up musim 2020.

Ditanya tentang memenangkan gelar di Roma, Swiatek menjawab, “Saya tidak benar-benar memikirkan hal itu. Saya ingin maju selangkah demi selangkah seperti di setiap turnamen yang saya lakoni. Mungkin setelah final, kami bisa merefleksi hal itu.”

Artikel Tag: Tenis, Italian Open, Iga Swiatek, Cori Gauff, Karolina Pliskova

951  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini