Iga Swiatek Menangkan Final Italian Open Tanpa Kehilangan Satu Game Pun

Penulis: Dian Megane
Minggu 16 Mei 2021, 21:54 WIB
Iga Swiatek menang telak di final Italian Open 2021

Iga Swiatek kantongi gelar ketiga dalam kariernya di Italian Open 2021

Berita Tenis: Iga Swiatek tampil tanpa ampun ketika menundukkan Karolina Pliskova dengan hasil telak 6-0, 6-0 dalam waktu 46 menit saja di final Italian Open, Roma musim 2021.

Total petenis unggulan ke-15 hanya kehilangan 13 poin – empat poin di set pertama dan sembilan poin di set kedua – dan hanya menghadapi empat game point melawannya.

Berkat kemenangan tersebut, petenis berkebangsaan Polandia mengantongi gelar ketiga dalam kariernya setelah memenangkan gelar French Open musim 2020 dan Adelaide International musim 2021. Selain itu, ia dipastikan akan menembus peringkat 10 besar untuk kali pertama dalam kariernya pada hari Senin (17/5).

Untuk kali pertama, kemenangan tanpa balas di kedua set menentukan kemenangan gelar Italian Open sejak final musim 1983 ketika Andrea Temesvari mengalahkan Bonnie Gadusek. Sementara kemenangan tanpa balas di kedua set final turnamen WTA terakhir terjadi di Bukares musim 2016 ketika Simona Halep menaklukkan Anastasija Sevastova dan pada level turnamen WTA level 1000 terjadi di French Open musim 1988 ketika Steffi Graf menumbangkan Natasha Zvereva.

Selain itu, final Italian Open musim ini menandai final turnamen WTA terpendek pertama sejak final di Istanbul musim 2009 ketika Vera Dushevina hanya membutuhkan 42 menit untuk mengalahkan Lucie Hradecka dengan 6-0, 6-1.

Petenis berkebangsaan Polandia belum pernah mencatatkan kemenangan dengan kedudukan tersebut di turnamen profesional, tetapi ia pernah mengklaim kemenangan 6-0, 6-1 atas saudara kembar Pliskova, Kristyna Pliskova dalam perjalanan menuju final turnamen WTA pertama dalam kariernya di Lugano musim 2019.

Sementara bagi petenis berkebangsaan Ceko, kekalahan tersebut menjadi kekalahan kedua dalam kariernya ketika ia gagal merebut satu game pun setelah ia kalah dari Anna Korzeniak di ajang ITF 10K yang digelar di Latina-Nascosa musim 2009.

Pekan ini Pliskova melakoni final Italian Open ketiga secara beruntun setelah musim 2019 ia berhasil membawa pulang gelarnya dan musim 2020 ia menjadi runner up setelah terpaksa mundur ketika kedudukan 6-0, 2-1 melawan Simona Halep akibat cedera kaki.

Di sepanjang pertandingan, Swiatek menembakkan 17 winner dengan hanya melakukan lima unforced error. Sebaliknya, petenis berkebangsaan Ceko melakukan dua pelanggaran ganda di dua service game pertamanya dan belum menghasilkan winner sampai ia tertinggal dengan menghadapi peluang set point setelah 19 menit.

Memasuki set kedua, Swiatek sama sekali tidak terbendung dan menyegel kemenangan setelah pengembalian forehand Pliskova terlalu melebar.

Dengan kemenangan di Italian Open, Swiatek mencatatkan 3-1 di final turnamen WTA. Selain itu, ia juga menjadi petenis putri ketiga pada musim 2021 yang mengamankan match point dalam perjalanan memenangkan gelar setelah Naomi Osaka di Australian Open dan Ashleigh Barty di Miami Open. Ia mengamankan dua peluang match point ketika melawan Barbora Krejcikova di babak ketiga.

Artikel Tag: Tenis, Italian Open, Iga Swiatek, Karolina Pliskova

1345  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini