Iga Swiatek Berusaha Sesuaikan Diri Dengan Status Sebagai Bintang

Penulis: Dian Megane
Jumat 16 Okt 2020, 17:58 WIB
Iga Swiatek menundukkan juara Grand Slam di final French Open 2020

Iga Swiatek menjadi petenis Polandia pertama yang memenangkan gelar French Open

Berita Tenis: Juara French Open musim 2020, Iga Swiatek menyatakan bahwa ia berusaha untuk menyesuaikan diri dengan status barunya sebagai bintang setelah menjadi petenis Polandia pertama yang memenangkan gelar Grand Slam nomor tunggal.

Petenis berusia 19 tahun melumpuhkan juara Australian Open musim ini, Sofia Kenin dengan 6-4, 6-1 di partai puncak French Open musim ini dan menjadikannya juara termuda di Roland Garros sejak Monica Seles pada musim 1992.

“Rasanya cukup gila di sini,” seru Swiatek kepada BBC setelah kembali ke Polandia.

“Saya merasa kehidupan saya benar-benar berubah dan saya berusaha untuk terbiasa dengan hal itu. Saya meninggalkan Polandia yang berbeda dibandingkan dengan Polandia ketika saya kembali, karena saat ini saya cukup populer di sini.”

Kehidupan petenis peringkat 17 dunia telah berubah 180 derajat berkat kemenangan di Roland Garros musim ini, tetapi ia mengatakan bahwa ia selalu bisa menghubungi petenis yang telah mengantongi tiga gelar Grand Slam, Naomi Osaka untuk mendapatkan dukungan.

“Saya melaluinya dengan cukup baik, tetapi jika saya menghadapi kendala apapun, lalu Naomi mengirim saya pesan, maka saya selalu bisa meminta saran kepadanya atau meminta dukungan,” aku Swiatek.

“Kami berbincang cukup cepat melalui media sosial tepat setelah final. Saya merasa saya didukung, jadi rasanya luar biasa.”

Petenis berusia 19 tahun menjadi petenis putri Polandia pertama yang melenggang ke final French Open dalam 81 musim terakhir dan petenis putri Polandia pertama yang melaju ke final Grand Slam sejak Agnieszka Radwanska di Wimbledon delapan musim lalu.

“Pada dasarnya, saya masih terkejut dalam tiga hari setelahnya,” tambah Swiatek yang dengan senang hati ingin memberikan pengaruh positif terhadap perkembangan tenis di tanah air tercintanya.

“Saya tidak bisa mengungkapkan perasaan saya, karena saya bahkan belum bisa memahaminya.”

“Saya selalu ingin memenangkan keempat Grand Slam dan mengantongi medali Olimpiade. Dan saya selalu memikirkannya sebagai mimpi. Tetapi saat ini, ketika saya benar-benar memenangkan French Open, rasanya hal itu seperti memperpendek jarak saya dengan mimpi itu.”

Artikel Tag: Tenis, French Open, Iga Swiatek

718  
Komentar

Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.

Nama
Email
Komentar
160 karakter tersisa

Belum ada komentar.

Jadilah yang pertama berkomentar disini